Terpana Kemeriahan PON Papua, Anggota KKB Menyerahkan Diri ke TNI

Sejumlah senjata api yang diserahkan KKB Papua pada TNI (Foto: Istimewa)
Sejumlah senjata api yang diserahkan KKB Papua pada TNI (Foto: Istimewa)

DepokToday- Sejumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerahkan diri pada TNI. Tak hanya itu, mereka juga menyerahkan sejumlah senjata api lengkap dengan amunisinya.

Peristiwa itu terjadi tak lama setelah pembukaan Pekan Olaharaga Nasional (PON) Papua yang berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Berjalan Dramatis, Bocah Korban Crane Jatuh Berhasil Dievakuasi

Menurut keterangan salah seorang perwira tinggi TNI, Brigjen Iwan dalam keterangan tertulisnya, KKB tergerak setelah melihat keseriusan Pemerintah Indonesia membangun Papua.

Selain itu, dilansir dari detik.com, mereka (KKB) terpukau pada pembukaan PON yang sangat megah yang dibuka secara langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sebenarnya mereka sudah begitu lama menyimpan senjata beserta amunisi ini, sebab mereka beranggapan bahwa Papua akan merdeka, namun setelah melihat pembangunan dan penyelenggaraan PON di Papua, mereka yakin inilah yang benar bahwa Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bingkai NKRI,” katanya dikutip pada Jumat 15 Oktober 2021.

Baca Juga: Tragedi Proyek PDAM, Ketika Protes Warga Dianggap Angin Lalu

Kemudian, menurut Iwan, penyerahan senpi ini juga karena pihaknya terus berkomunikasi dengan masyarakat.

“Penyerahan diri kedua simpatisan ini juga merupakan buah dari komunikasi sosial yang tepat sesuai dengan arahan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono agar semua personel satuan jajaran Kodam XVII Cenderawasih dapat melaksanakan komunikasi sosial dengan pendekatan kearifan lokal kepada masyarakat Papua,” ujarnya.

Perlengkapan Perang yang Diserahkan KKB

Penyerahan senjata api ini dilakukan di Aula Kodim 1709/Yawa pada Rabu 13 Oktober 2021. Senpi dan amunisi diserahkan kelompok separatis teroris (KST) yang ada di wilayah Distrik Angkaisera dan Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dua orang simpatisan KKB menyerahkan 6 pucuk senpi rakitan terdiri dari 4 pucuk laras panjang, 2 pucuk pistol, 97 butir munisi, 1 buah handy talkie (HT), 4 lembar bendera bintang kejora, dan beberapa dokumen KST.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 15 Oktober 2021: Megawati Jabat Ketua BRIN, Hati-hati Konsumsi Pepaya Berlebih

Terkait hal itu, Danrem meminta Pimpinan TPN/OPM Wilayah Saireri Fernando Worabai bersama para pengikutnya segera kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

“Kami imbau kepada saudara kami Fernando Worabai untuk kembali ke pangkuan NKRI dan mari bersama-sama kita ciptakan suasana kamtibmas yang kondusif demi masa depan generasi muda dan juga percepatan pembangunan yang saat ini sedang berjalan di wilayah ini, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Yapen dapat terlaksana,” ujarnya. (rul/*)