Terkendala Bahan Mudah Terbakar, Kobaran Api di Pabrik Karung Akhirnya Berhasil Dipadamkan

Pabrik karung terbakar (DepokToday.com)
Pabrik karung terbakar (DepokToday.com)

DepokToday – Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, kobaran api yang menghanguskan pabrik karung di kawasan Dongkal, Kecamatan Tapos akhirnya bisa dipadamkan oleh anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok.

Welman Naipospos, Kepala Bidang Pengendali Operasi Pemadaman Damkar Kota Depok mengatakan, kini pihaknya telah melakukan proses pendinginan lokasi dari api.  Pihaknya sempat mendapat kesulitan dalam pemadam api yang menghanguskan pabrik karung itu.

Hal tersebut kata dia, karena bahan mudah terbakar, yaitu, thinner yang berada di dalam pabrik ikut terbakar. Anggotanya harus putar otak untuk melakukan pemadaman api tersebut.

“Ini bahan tiner ya, karena kita tidak tahu ada bahan thinner kita nggak bawa teepol. Kita pakai semacam rinso lah biar cepat padam,” sebut Welman kepada awak media.

Hingga saat ini, Damkar juga belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut, sebab proses pendinginan masih berlangsung.

“Belum diketahui, nanti dari polisi lah ya (penyebab kebakaran). Biasanya arus pendek ya, tapi kita belum bisa pastikan, nanti kita dapat informasi dari polisi lah,” ungkap dia.

Baca Juga: Padahal Mematikan, Kebanyakan Pria Terlambat Sadari Kanker Prostat, Begini Cirinya

Dalam proses pemadaman api di pabrik karung itu, ada sekira 12 mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan, jumlah itu termasuk dengan bantuan dari bogor.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda sebuah pabrik karung di kawasan Jalan Dongkal, wilayah Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok pada Jumat 10 September 2021. Peristiwa ini membuat panik para pekerja dan warga sekitar.

Data yang dihimpun menyebutkan, kobaran api yang membakar habis pabrik tersebut diketahui pertama kali terlihat sekira pukul 10:00 WIB. “Saya tahunya jam 10:00 an, api sudah membesar,” kata Edi salah satu saksi di lokasi kejadian. Baca Selengkapnya: Pabrik Karung di Sukatani Terbakar, Pekerja dan Warga Panik(lala/*)