Tempat Karantina Pasien COVID-19 di Depok Sudah Terisi 100 Persen

Wisma Makara UI adalah salah satu tempat karantina pasien OTG COVID-19 di Depok (Istimewa)
Wisma Makara UI adalah salah satu tempat karantina pasien OTG COVID-19 di Depok (Istimewa)

MARGONDA- Tim gugus tugas mencatat, dalam dua pekan ini telah terjadi peningkatan kasus harian COVID-19 di Depok. Kondisi itu telah menyebabkan tempat karantina yang ada di kota ini penuh.

“Dalam Minggu ini memang terjadi peningkatan kasus harian, kemarin 350 kasus dan hari ini bertambah 122 kasus,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Selasa 15 Juni 2021.

Ia menjelaskan, positif rate sampai saat ini fluktuaktif dan berada di kisaran 30 persen. Sedangkan pada Minggu lalu berada diangka 25 persen.

“Itu terus meningkat hingga saat ini. Kondisi saat ini bertambah pada peningkatan BOR (bed occupancy rate) di rumah sakit.”

Ketersedian Ruang Pasien COVID-19 di Depok

Dadang mengungkapkan, BOR atau tempat tidur isolasi saat ini berada diangka 63,67 persen sedangkan BOR ICU sudah diangka 66,07 persen. Sedangkan tempat karantina di Wisma Makara UI dan Pusat Studi Jepang UI untuk orang tanpa gejala atau OTG sudah terisi 100 persen alias penuh.

“Banyak kasus-kasus positif saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan puskesmas dan tiga pilar,” katanya.

Baca Juga: Jumlah Korban Meninggal COVID di 10 Kab-Kota Jabar, Depok Diposisi Ini

Dadang menegaskan, pihaknya bersama TNI-Polri dan sejumlah lapisan elemen akan terus berjuang bahu membahu menangani pandemi COVID-19 di Kota Depok.

“Selanjutnya kami juga meningkatan penegakan hukum dan melakukan sidak-sidak di tempat yang berpotensi terjadi kerumunan.” (rul/*)