Tekan Antrian UGD, Pemkot Jadikan Asrama UI Tempat Pemulihan Pasien

Kordinator Relawan COVID-19 Depok, Denny Romulo menunjukan Asrama UI sebagai lokasi isolasi pasien. (Istimewa)
Kordinator Relawan COVID-19 Depok, Denny Romulo menunjukan Asrama UI sebagai lokasi isolasi pasien. (Istimewa)

DEPOK – Telah beroperasi sejak pekan lalu, Tempat Isolasi Asrama UI rencananya juga digunakan sebagai tempat pemulihan pasien.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menyampaikan, hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk menekan angka Bed Occupancy Ratio atau BOR rumah sakit yang ada di Depok.

“Kita melihat bahwa isolasi mandiri sangat banyak sekali sehingga harus disiapkan yang isolasi mandirinya. Makanya kita buat 400 bed baru di Asrama UI. Kalau rumah sakit kan terbatas kapasitasnya,” sebut Imam kepada wartawan dilansir Senin 19 Juli 2021.

Selain itu, dengan difungsikannya Asrama UI sebagai lokasi pemulihan pasien yang telah menjalani perawatan di rumah sakit, diharapkan dapat menekan antrian pasien di UGD yang saat ini terjadi di sejumlah rumah sakit.

“Orang-orang yang dianggap sudah sembuh dan perlu tindakan istirahat maka dipindahkan ke Asrama UI,” ungkap Imam.

Tempat Pemulihan Pasien Asrama UI Sesuai Pertimbangan Dokter

Senada dengan Imam, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana menyebutkan, lokasi tempat Isolasi pasien Asrama UI difungsikan sebagai tempat pemulihan.

“Jadi pasien yang sudah sembuh tinggal pemulihan di rumah sakit nanti berdasarkan pertimbangan dokternya sudah bisa dilepas nanti pemulihannya dialihkan,” terang dia.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membuat bed rumah sakit di Depok tetap terjaga. “Sehingga bed di rumah sakit bisa dimanfaatkan oleh pasien yang antre di IGD. Polanya jadi seperti itu,” jelas dia.

Sebagai informasi, mulai Jumat 16 Juli 2021, Pemerintah Kota Depok mulai membuka tempat isolasi baru bagi pasien COVID-19 di Asrama UI.

Lewat Keterangannya, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyampaikan, jika asrama UI yang baru dibuka itu merupakan Wisma Makara UI 2 yang dapat menampung 233 pasien COVID tanpa gejala atau bergejala ringan.

“Dalam rangka layanan karantina, OTG dan gejala ringan COVID-19, terutama bagi rumahnya yang kurang representatif. Agar tidak terjadi perburukan, kami Pemerintah Kota Depok dengan pemerintah provinsi jawa barat telah menambah kapasitas bed karantina di Wisma Makara Dua,” kata dia. Baca selengkapnya: Baru Mampu Tampung 233 Pasien, Asrama UI Resmi Beroperasi (lala/*)