Tawuran, Tangan ABG Depok Nyaris Putus Ditebas Pedang

Polisi sita sejumlah alat bukti tawuran (Istimewa)

PANMAS– Sejumlah remaja di Depok, terpaksa berurusan dengan polisi lantaran tega melakukan penganiayaan dengan senjata tajam. Akibat ulah para pelaku, korban berinisial RDF (17 tahun) mengalami luka bacok pada bagian tangan tangan kiri, hingga urat nadinya nyaris putus.

Usut punya usut, salah satu pelaku ternyata mantan narapidana dengan kasus serupa. Ia berinisial MR (19 tahun). Peristiwa itu terjadi di kawasan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok pada Selasa, 28 Juli 2020. Kala itu korban dan beberapa rekannya tiba-tiba diserang oleh kelompok pelaku menggunakan senjata tajam.

“Korban mengalami luka pada bagian tangan karena berusaha menangkis pedang yang disabet oleh pelaku,” kata Kapolsek Pancoran Mas, Komisaris Polisi Triharjadi pada wartawan, Kamis 30 Juli 2020

MR berhasil dibekuk aparat di tempat persembunyiannya di kawasan Pancoran Mas, pagi tadi. Selain mengamankan MR polisi juga meringkus sejumlah rekannya yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut. Sementara ini, polisi meyakini pelaku utamanya adalah MR dan MF (16 tahun).

“MR ini yang membacok korban menggunakan sebilah pedang, sedangkan MF yang memukul korban menggunakan stik golf,” jelas Triharjadi

Meski nyaris memutus urat nadi, namun nyawa korban berhasil selamat dan kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kini, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 170 junto Pasal 351 tentang penganiayaan secara berkelompok, dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun. Kasusnya ditangani Polsek Pancoran Mas, Depok. (rul/*)