Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Begini Kisah Pilu Istri Ajudan Soekarno

Elizabeth alias Oma Koesno, istri veteran TNI AD, Sersan Mayor CPM (purn), Raden Koesno, mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno. (Foto: Depoktoday.com)
Elizabeth alias Oma Koesno, istri veteran TNI AD, Sersan Mayor CPM (purn), Raden Koesno, mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno. (Foto: Depoktoday.com)

DEPOK- Nasib tragis dialami Elizabeth, istri veteran TNI AD, Sersan Mayor CPM (purn), Raden Koesno, mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno.

Bagaimana tidak, sebab diusinya yang kini telah sepuh dan sedang sakit keras, wanita yang akrab disapa Oma Koesno itu sampai sekarang belum memiliki rumah.

Kesedihan pun semakin menjadi lantaran oma dan keluaga tak lama lagi harus meninggalkan kontrakan karena tak punya uang sewa.

Ya, rumah yang saat ini menjadi tempat bernaung Oma Koesno dan keluarga kecilnya di kawasan Cimanggis, Depok awal bulan Juni nanti sudah habis masa sewanya.

Sersan Mayor CPM (purn), Raden Koesno, mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno. (Foto: Depoktoday.com)
Sersan Mayor CPM (purn), Raden Koesno, mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno. (Foto: Depoktoday.com)

Kisah pilu Oma Koesno, istri dari mantan ajudan Soekarno itu semakin menjadi sejak sang suami wafat pada 1998 silam. Rumahnya di kawasan Pondok Gede, dijual demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Iya sewa kontrakan kita mau habis. Kami di sini kan tadinya sempat dibantu dermawan, biaya sewa setahun Rp 25 juta-an. Nah bulan depan habis,” kata sang cucu, Roland Anzioano (39 tahun).

Baca Juga: Jejak Tole Iskandar, Pentolan Kelompok 21 Kebanggaan Depok

Selain tak memiliki biaya untuk perpanjang sewa, si pemilik rumah juga disebut ingin menempati.

“Iya pemilik rumah tidak mau diperpanjang karena ini bangunannya sudah terlalu tua dan mau di tempatin sama anaknya. Mungkin karena kita juga belum ada kepastian mau diperpanjang atau enggaknya.”

Nasib Tragis Istri Ajudan Soekarno

Kondisi itu semakin dirasa berat oleh keluarga Om Koesno lantaran sang cucu yang menjadi tulang punggung rupanya sudah tak punya pekerjaan, imbas pandemi COVID-19.

“Saya sama istri kena PHK jadi nggak punya uang untuk membayar kontrakan. Ya saya tidak berani untuk mengatakan diperpanjang. Saya cuma bilang kepada pemilik rumah, sampai saat ini kita belum tahu,” katanya.

Sersan Mayor CPM (purn), Raden Koesno, mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno. (Foto: Depoktoday.com)
Sersan Mayor CPM (purn), Raden Koesno, mantan ajudan Presiden pertama RI, Soekarno. (Foto: Depoktoday.com)

Roland, cucu lelaki satu-satunya dari mantan ajudan Soekarno itu kini hanya bisa berharap ada uluran tangan dari darmawan untuk meringankan beban hidupnya tersebut. Sebab, sampai sekarang ia dan keluarga belum tahu akan tinggal dimana jika sewa kontrakan sudah habis.

“Oma sampai kemarin tensinya sempat tinggi, mungkin kepikiran, stres karena bingung, takut nggak tahu mau kemana karena kita tidak ada saudara juga disini. Oma anaknya cuma satu jadi kita tidak banyak saudara.”

Untuk diketahui, Oma Koesno baru merasakan dana kehormatan veteran suami setelah diurus pada Februari 2021. Nilainya setiap bulan sekira Rp 907 ribu. (rul/*)