Tahanan Polsek Bojonggede Jadi Mualaf

Proses pengucapan dua kalimat syahadat tahanan Polsek Bojonggede, Matius Gilang Trihariyanto.(Dok. Polsek Bojonggede Resta Depok)

BOJONGGEDE-Seorang tahanan Polsek Bojonggede bernama Matius Gilang Trihariyanto menjadi mualaf. Keputusan memeluk agama Islam ini diambil tanpa adanya paksaan atau ajakan dari tahanan lainnya. Murni keinginan sendiri.

Disadur dari media sosial Polsek Bojonggede Resta Depok, Minggu (16/2/2020), Matius Gilang Trihariyanto yang berstatus tahanan narkoba, mengucapkan dua kalimat syahadat di kantor Polsek Bojonggede pada Sabtu (15/2/2020) sekira pukul 11:30 WIB.

Pengucapan syahadat dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Bojonggede, Subheki, dan disaksikan oleh Kanit Reskrim Polsek Bojonggede, AKP Jajang Rahmat, Kanit Binmas Iptu H. Sugiyanto, serta Bhabinkamtibmas Desa Susukan, Bripka Isnan Kadrohi.

Status agama Matius Gilang Trihariyanto sebelum masuk Islam adalah Kristen Protestan. Momentum religius ini diakui oleh pihak Polsek Bojonggede merupakan kali kedua terjadi.

“Saat berada dalam tahanan, dirinya (Matius-red) sering melihat teman satu selnya lakukan shalat lima waktu dan mengaji. Dan dia tergugah ingin memeluk dan menganut agama islam tanpa adanya paksaan ataupun ajakan dari tahanan lainnya,” tulis akun media sosial Polsek Bojonggede.

Setelah mengikrarkan syahadat, Kepala KUA Kecamatan Bojonggede, Subheki, memberikan pemahaman tentang rukun iman dan rukun Islam, melaksanakan salat lima waktu dan bertutur kata yang baik kepada sesama, saling hormat menghormati, saling sayang menyayangi terhadap sesama bentuk wujud akhlak seorang yang memeluk agama Islam.(red/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here