Tabrakan Beruntun di Puncak, Sosok Pengemudi BMW Dikaitkan dengan KPK

Kecelakaan di Puncak, Bogor. (Foto: Istimewa)
Kecelakaan di Puncak, Bogor. (Foto: Istimewa)

DepokToday- Kecelakaan beruntun kembali terjadi di kawasan Puncak, Bogor, pada Minggu 3 Oktober 2021. Peristiwa ini melibatkan mobil mewah BMW, Mitsubishi Xpander dan 4 sepeda motor.

Data yang dihimpun menyebutkan, insiden ini terjadi di depan Wisma TNI AL Muyasari, Cisarua, Puncak, Bogor. Kejadian bermula saat mobil BMW bergerak dari arah Gadog menuju Puncak.

Setibanya di depan wisma tersebut, pengemudi terihat hilang kendali sehingga mobil oleng ke kanan. Akibatnya, mobil mewah tersebut menghantam empat sepeda motor.

Namun mobil sedan ini terus bergerak dan mengarah ke kiri. Nahasnya, dari arah berlawanan datang mobil Xpander hingga akhirnya saling tabrak.

Baca Juga: Tim Jaguar Bekuk Pembobol Minimarket, Barang Curian Jadi Sorotan

Akibat peristiwa ini 6 orang terluka, dan kendaraan yang terlibat ikut rusak parah. Bahkan mobil BMW, kaca utamanya pecah hingga bagian mesin penyok. Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas di kawasan Puncak macet.

“Demikian juga kendaraan motor yang ditabrak BMW itu, mengalami kerusakan berat hingga ringsek. Kerugian materi kira-kira dua puluh juta,” kata Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Ipda Angga Nugraha dikutip DepokToday.com dari Tempo.

Sosok Pengemudi BMW di Kecelakaan Puncak

Belakangan diketahui, pengemudi BMW B 115 HEP itu bernisial AM. Angga membantah rumor yang beredar jika pengemudi tersebut adalah pegawai KPK. “Bukan, dia pegawai swasta,” katanya.

Menurut keterangan polisi, mobil itu sebelumnya hilang kendali dan menabrak empat sepeda motor dan satu mobil di Cisarua Puncak, Bogor sekira pukul 04.00 WIB.

Baca Juga: Mengabdi Belasan Tahun, Guru SDN Cilangkap 2 Ini Tak Nyangka Bakal Diginiin

Selain itu, Angga juga membantah kabar yang menyebut AM mabuk saat berkendara. Ia memastikan kecelakan terjadi karena pengendara mobil BMW itu kurang konsentrasi.

“Sampai saat ini kami masih memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian ini. Semua masih berstatus terperiksa,” ujarnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut kasusnya ditangani Unit Laka Lantas Polres Bogor. (rul/*)