Survei Pradi-Afifah Unggul, Depok Begaya: Tapi Jangan Terlena

H. Acep Azhari bersama Pradi Supriatna.(Foto: Istimewa)

PANCORAN MAS—Komunitas Depok Begaya mengingatkan para barisan relawan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah), tetap terus bergerak meskipun survei membuktikan paslon nomor 1 ini unggul dari rivalnya.

H. Acep Azhari selaku Ketua Umum Depok Begaya mengimbau para relawan Pradi-Afifah jangan terlena dengan angka-angka survei.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/jumpa-dengan-ketum-depok-begaya-perand-nyatakan-dukungan-untuk-pradi-afifah/

“Hasil survei tentunya kami respons positif, karena itu bagian dari penilaian obyektif dari kerja keras para relawan dan kader-kader parpol koalisi. Tapi unggul di survei tidak lantas membuat kami terlena. Justru menjadi pemicu semangat, agar kami lebih maksimal memperjuangkan Pradi-Afifah menjadi wali kota dan wakil wali kota Depok,” ucapnya, Rabu 18 November 2020.

Menurut H. Acep, perjuangan dan kerja keras barisan relawan sudah terlihat hasilnya. Di berbagai wilayah hingga ke pelosok kampung, masyarakat sangat antusias menyambut ajakan relawan untuk bersama-sama mewujudkan suasana baru dan membenahi Kota Depok untuk menjadi lebih baik.

“Pelan tapi pasti kawan-kawan relawan berhasil meyakinkan dan mengajak masyarakat untuk mewujudkan perubahan dan suasana baru di Kota Depok. Insya Alloh keinginan masyarakat tersebut dapat diperjuangkan di TPS dengan mencoblos pasangan nomor satu, Pradi-Afifah,” ujarnya.

“Maksimalkan semua pergerakan, amankan basis-basis dukungan Pradi-Afifah agar jangan sampai tercecer dan dikondisikan oleh pihak lawan,” tambah H. Acep.

Seperti diketahui, Lembaga Pemantau Pemilu, Democracy And Electoral Empowerment Patnership (DEEP) kembali merilis survei calon wali kota dan calon wakil wali kota yang bersaing di Pilkada Depok 2020.

Hasilnya, survei DEEP membuktikan, pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia unggul 49,6 persen. Sedangkan 47,8 persen responden menyatakan memilih pasangan Muhammad Idris-Imam Budi Hartono.

Kemudian sebanyak 1,9 persen responden menyatakan tidak tahu dalam memilih. Diikuti 0,7 persen responden menyatakan tidak akan memilih pasangan manapun.
Rentang waktu survei tersebut dimulai pada 24 Oktober hingga 4 November 2020.

Responden yang mengikuti survei sebanyak 2.684 orang yang berdomisili dan tersebar di 11 wilayah kecamatan di Kota Depok.

(bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here