Strategi Pemprov Jabar Penuhi Ruang Perawatan COVID di Depok, RT RW Dimintai Ini

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (DepokToday.com)
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (DepokToday.com)
DEPOK – Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum memastikan, pemerintah provinsi atau Pemprov Jabar memiliki sejumlah strategi untuk penuhi kebutuhan ruang perawatan pasien COVID-19 di Depok, khusunya bagi pasien positif COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri.
Menurut UU, untuk strategi Pemprov Jabar di Kota Depok, pertama pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kota dalam upaya menambah lokasi ruang perawatan.
“Depok akan ditambah di tempat-tempat lain, ini solusi yang bagus. Insya Allah kami akan berkoordinasi sesuai arahan pak Gubernur bersama pak Wali Kota supaya untuk meyakinkan tambahan bagi tempat isolasi di Kota Depok,” ucap UU dalam keterangannya.
Strategi Pemprov Jawa Barat lainnya kata dia, telah menginstruksikan kepada puskesmas untuk menyediakan ruang tambahan bagi pasien COVID. “Lalu selanjutnya puskesmas harus menyediakan tempat perawatan dan RT atau RW harus menyediakan tempat isoman di daerahnya masing-masing,” ucap dia.
Selain itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menurut dia, telah meminta kepada pasien tanpa gejala atau gejala ringan melakukan isolasi mandiri bagi mereka yang memiliki rumah mmemadai untuk isoman
“Sesuai arahan dari Pak Gubernur pada Walikota dan Bupati yang pertama adalah jangan semua pasien COVID masuk ke RS. Kalau memang tidak terlau berat penyakitnya, bisa ditangani di puskesmas atau yang lain. Kemudian bagi mereka yang di TS sudah CT-nya tinggi di atas 30 itu bisa isoman,” sebut dia.
Sebagaimana diketahui, kasus COVID yang masih menunjukan kenaikan membuat keterisian rumah sakit di Depok overload. Pemerintah Kota telah berupaya untuk mengakali persoalan ini dengan cara meminta rumah sakit menambah ruang perawatan khusus pasien COVID. Selain itu, sejumlah strategi juga dilakukan Pemprov Jabar. (lala/*)