Stasiun Pondok Rajeg Mau Diaktifkan Lagi, Tahun 2022 Diharapkan Bisa Naik dan Turun KRL

Stasiun Pondok Rajeg
Stasiun atau Halte Pondok Rajeg. (Foto: DepokToday/Tdr)

JAKARTA—Stasiun Pondok Rajeg yang masuk wilayah Kabupaten Bogor diusulkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar diaktifkan kembali.

Saat ini stasiun yang menghubungkan Stasiun Citayam—Stasiun Nambo itu berstatus nonaktif sejak 2006.

Usulan Pemkot Depok supaya Stasiun Pondok Rajeg beroperasi kembali disampaikan oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok ketika menghadiri pertemuan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengelola Transportasi Jabotabek (BPTJ) di Hotel Aston Jakarta, Kamis 29 April 2021.

Pertemuan tersebut dalam rangka membahas Feasibility Studi (FS) reaktivasi stasiun kereta api.

Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, salah satu topik yang dibahas mengenai reaktivasi Stasiun Kereta Api Pondok Rajeg. Usulan reaktivasi merupakan salah satu aspirasi dari Kota Depok.

“Aspirasi Kota Depok direspons baik oleh Kemenhub. Dengan harapan di tahun 2022 stasiun tersebut bisa kembali beroperasi,” ujar Dadang usai pertemuan sebagaimana dikutip berita.depok.go.id.

DIBACA JUGA: https://depoktoday.hops.id/kai-commuter-dapat-tugas-baru-di-yogyakarta/

Dikatakannya, dengan diaktifkannya Stasiun Pondok Rajeg diharapkan dapat merubah pola pergerakan orang. Yang awalnya terpusat di Margonda menjadi terurai.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengusulkan itu agar layanan transportasi publik semakin nyaman. Saat ini kondisi stasiun itu hanya dilewati saja oleh kereta dari Stasiun Citayam ke Stasiun Nambo,” tutupnya.

(tdr/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here