Sidang Unlawful Killing Kembali Digelar, Sosok Polisi Ini Disebut Perintahkan Pembututan Laskar FPI

Ilustrasi penganiayaan di Cilangkap, Depok (Foto: Istimewa)
Ilustrasi penganiayaan di Cilangkap, Depok (Foto: Istimewa)

DepokToday – Sidang pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing yang menewaskan enam laskar FPI digelar belum lama ini.

Dalam sidang itu, nama Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat disebut menjadi sosok yang memerintahkan tujuh anggota kepolisian untuk membuntuti rombongan Rizieq Shihab termasuk di dalamnya 6 orang laskar FPI.

Hal itu disampaikan oleh saksi Toni Suhendar, Anggota Subdit Resmob Direskrimum Polda Metro Jaya. “Kombes Tubagus Ade Hidayat, itu yang memperintahkan? Memperintahkan untuk penyidikan dan penyelidikan?” tanya jaksa dalam sidang, dilansir Tribunnews.com.

“Iya (dia yang memperintahkan),” jawab Toni yang dihadirkan secara daring.

Perintah itu diberikan berdasarkan surat perintah penyelidikan (spindik) Nomor : SP.Lidik/5626/XII/2020/Ditreskrimum tanggal 05 Desember 2020 perihal melakukan tindakan kepolisian dalam rangka penyelidikan berdasarkan informasi dari hasil Patroli Cyber tentang adanya rencana pergerakan jutaan massa PA 212 yang akan menggeruduk Polda Metro Jaya dalam menanggapi Surat Panggilan kedua dari Penyidik Polda Metro Jaya kepada Muhammad Rizieq Alias Habib Muhammad Rizieq Shihab.

Baca Juga: Teror OTK di Aceh, Pos Polisi Diberondong AK 47, Komandan BAIS Tewas

Sementarat itu, melansir dari Tempo.co, sebelum melakukan pengintaian terhadap mantan pimpinan FPI itu, Toni mengatakan dia sudah melakukan briefing bersama tujuh orang yang ditugaskan pada Sabtu, 5 Desember 2020. Setelah briefing, mereka kemudian berangkat bersama-sama ke kediaman Rizieq di Sentul, Bogor sekitar pukul 21.00.

Saat berangkat, Toni mengungkapkan masing-masing anggota mengantongi senjata api. Hakim lalu menanyakan tujuan Toni cs membawa senjata api. “Untuk pegangan,” ujar Toni.

Majelis Hakim kemudian bertanya alasan Toni tidak membawa borgol dalam pengintaian Rizieq Shihab. Dia kemudian menjawab bahwa tugas utama timnya adalah mengamati keadaan saja, sehingga tidak memerlukan borgol. (lala/*)