Soroti Wacana Penundaan Pemilu, DEEP: Tindakan Inkostitusional

DEEP Soriti wacana Pemilu ditunda. (Foto: Istimewa)
DEEP Soriti wacana Pemilu ditunda. (Foto: Istimewa)

DepokToday – Wacana penundaan pemilu 2024 menjadi 2027 dikatakan Democracy and Electoral Empowerment Partnership atau DEEP merupakan tindakan inkonstitusional.

Deputi Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Eko Wardaya melalui siaran pers yang diterima pada Senin 23 Agustus 2021 mengatakan, kondisi ini sangat memprihatinkan di tengah masih lekatnya perayaan 76 tahun Negara Republik Indonesia.

“Seharusnya mereka yang membuat wacana malu pada pahlawan reformasi yang gugur. Mereka yang sekarang duduk di kursi empuk pejabat harus sadar kenapa mereka bisa ada di situ,” jelas Eko.

Menurut dia, di saat banyak pihak merefleksi perkembangan demokrasi di negara kita, tapi malah saat itu pula ada pihak melempar wacana untuk menguji dan mencari celah yang ujung-ujungnya amandemen konstitusi, karena menurut Eko memang tidak ada jalan lain untuk mengakomodir wacana tersebut. “Ini berbahaya,” tegas Eko.

Baca Juga: Idris Sebut Depok Kini Sudah Berada di PPKM Level 3, Pertanda Mulai Normal?

Dia mengatakan, sudah seharusnya tambah Eko, wacana penundaan pemilu tahun 2024 dihilangkan dan meminta media untuk mendukung langkah DEEP Indonesia dengan tidak memberitakan lagi wacana tersebut.

“Goncangan sosial rakyat akibat pandemi sudah cukup jangan ditambah lagi goncangan politik lanjutan. Apalagi Indonesia masih berada dalam peringkat memprihatinkan sebagai negara gagal berdasarkan laporan Fragile State Index 2021,” pungkasnya.

Eko berpesan lebih baik semua pihak sama-sama mempersiapkan Pemilu tahun 2024 dengan matang sekalipun pandemi belum akan berakhir. (lala/*)