Soroti Angka Kematian karena COVID Tinggi, Menkes Ungkap Penyebab dan Penanganan yang Tepat

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat berbicara usai Rapat Terbatas. (Istimewa)
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat berbicara usai Rapat Terbatas. (Istimewa)

DepokToday – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin soroti angka kematian karena COVID-19 yang tinggi saat ini. Menurut dia, salah satu penyebabnya karena pasien masuk ke RS sudah dalam kondisi yang buruk.

Saya sudah cek dengan banyak direktur utama rumah sakit, penyebabnya telat masuk, saturasinya sudah sangat rendah,” kata dia dilansir dari situs Setkab.go.id, Selasa 27 Juli 2021.

Karena itu, Menkes mengingatkan pentingnya mengukur saturasi oksigen dengan oksimeter terutama bagi warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

“Kalau itu (angka saturasi) sudah di bawah 94 persen segera dibawa ke rumah sakit atau di isolasi terpusat. Kalau di atas 94 persen tidak usah dibawa karena akan memenuhi rumah sakit, orang yang butuh masuk jadi nggak bisa masuk. Yang penting jangan tunggu sampai turun 80-70 [persen] karena merasa sehat,” imbau dia.

Baca Juga: Kebutuhan Oksigen Medis Terus Naik, Menkes Beli Oksigen Konsentrator

Menurut dia, agar angka kematian dapat ditekan, dibutuhkan perawatan yang tepat sejak dini. “Di seluruh dunia dari 100 yang sakit (COVID-19), yang masuk rumah sakit cuma 20 persen, yang wafat mungkin sekitar 1,7 persen, lebih rendah dari TBC atau HIV. Tapi harus dirawat dengan tepat dan cepat,” ujarnya.

Menkes juga mengimbau masyarakat yang melakukan isoman untuk melaporkan diri kepada Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di daerahnya sehingga dapat terus dipantau. Hal ini juga dapat menurunkan risiko kematian pada pasien yang melakukan isoman.

“Jadi tolong kalau ada yang sakit segera dilaporkan ke puskesmas, ke klinik, ke dokter agar bisa dites cepat sehingga kita bisa tahu level derajat keparahannya seperti apa dan di-treatment sesuai dengan derajat keparahannya. Mudah-mudahan dengan itu kita bisa menurunkan kematian rekan-rekan kita,” minta Menkes. (lala/*)