Siswa di Depok Wajib Terapkan Edaran Wali Kota Agar PTM Terbatas Aman

Swab antigen acak di sekolah. (Foto: Istimewa)
Swab antigen acak di sekolah. (Foto: Istimewa)

DepokToday – Agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas di masa pandemi COVID-19 tetap sesuai dengan protokol kesehatan, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeluarkan Surat Edaran No. 645 tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas bagi Peserta Didik atau siswa.

Dalam beleid tersebut, ada kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan peserta didik atau siswa saat melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, berikut isinya:

a. para peserta didik untuk:

1. memastikan kondisi diri dalam keadaan sehat;

2. sebelum berangkat sekolah konsumsi sarapan dengan gizi seimbang;

3. membawa bekal minuman sendiri dan tidak melakukan aktifitas jajan di sekolah selama dan sesudah masa pembelajaran;

4. setelah selesai jam pembelajaran, pastikan langsung pulang ke rumah; dan

5. konsisten melakukan protokol kesehatan yaitu dengan:

a) menggunakan masker 2 lapis (1 lapis masker medis dan 1 lapis masker kain) yang menutupi hidung, mulut, dan dagu serta masker tembus pandang bagi peserta didik disabilitas rungu. Masker diganti setiap 4 (empat) jam atau sebelum 4 (empat) jam jika sudah lembab. Masker konsisten digunakan selama dalam perjalanan berangkat/pulang sekolah, selama berada di sekolah, dan area publik lainnya;

b) melakukan cuci tangan pakai sabun/menggunakan cairan antiseptik sebelum dan sesudah menggunakan transportasi publik/antar jemput, sebelum masuk area sekolah, selama disekolah, sesudah kegiatan sekolah, dan setelah menyentuh permukaan benda;

c) menjaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter; d) tidak saling meminjam peralatan pribadi seperti alat belajar, alat minum, alat ibadah;

e) membawa masker cadangan dan cairan antiseptik pencuci tangan (hand sanitizer);

f) konsisten menerapkan etika bersin dan batuk secara baik dan benar;

g) saat tiba di rumah konsisten melakukan protokol kesehatan melepaskan alas kaki, meletakkan barang-barang yang dibawa diluar ruangan dan melakukan desinfeksi terhadap barang tersebut, mencuci tangan pakai sabun, membersihkan badan (mandi), dan mengganti pakaian sebelum berinteraksi fisik dengan orang lain dirumah;

h) jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, sesak nafas, sakit kepala, mual/muntah, diare, anosmia (hilang indera penciuman), atau ageusia (hilangnya kemampauan indera perasa) wajib lapor kepada orang tua, wali kelas/pihak sekolah, serta tidak mengikuti kegiatan PTMT.

b. Orang tua/Wali Murid mempedomani dan mendukung penerapan protokol kesehatan sesuai yang tercantum dalam surat edaran secara disiplin; dan

c. Kepala Dinas Pendidikan memastikan Satuan Pendidikan melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan pada peserta didik secara berjenjang dan melaporkan pelaksanaan Surat Edaran ini kepada Wali Kota Depok.

(ade/*)