Sidang Habib Rizieq Berakhir Ricuh, Simpatisan Bentrok di Jalan

Ricuh sidang Habib Rizieq (Istimewa)
Ricuh sidang Habib Rizieq (Istimewa)

DepokToday- Kericuhan terjadi usai sidang vonis banding yang menjerat mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab pada Senin 30 Agustus 2021. Peristiwa ini pun viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, kericuhan terjadi tak jauh dari gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Polisi menghalau massa yang belum teridentifikasi dengan melemparkan gas air mata.

Massa datang dalam jumlah cukup banyak dengan menggunakan truk.

Kericuhan terjadi tepat di perempatan Coca-Cola, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, Habib Rizeq divonis bakal tetap dikurung selama 4 tahun di penjara. Sontak putusan ini membuat massa simpatisan Habib Rizieq geram hingga akhirnya melakukan berbagai aksi.

Habib Rizieq divonis bersalah dalam perkara swab test RS UMMI Bogor. Dengan demikian artinya banding yang diajukan oleh pihak HRS dinyatakan kandas dan tetap dihukum 4 tahun penjara.

Bersamaan dengan itu, massa yang merupakan pendukung HRS menggerakan berbagai aksi penolakan keputusan tersebut dan meminta agar HRS segera dibebaskan dari hukuman.

Ricuh Sidang Habib Rizieq

Salah satunya beredar momen perdebatan sengit antara massa simpastisan HRS yang terdiri dari sejumlah perempuan alias emak-emak dengan aparat kepolisian yang sedang berjaga.

Terlihat dalam video berdurasi kurang dari dua menit yang beredar, sejumlah massa emak-emak yang mengenakan cadar beberapa kali melontarkan berbagai seruan dan pertanyaan ke arah aparat kepolisian yang bertugas.

Baca Juga: Gegara Ini, Satpol PP Kembali Segel Dua Minimarket di Kota Depok

Emak-emak yang tak diketahui asalnya ini meminta agar pemerintah bertindak adil menghukum koruptor dan tidak berbuat zalim terhadap ulama.

“Pak kita sudah tahu, terus bagaimana? Tolong dong adil sama rakyat, hukum itu koruptor, kita itu cuma meminta keadilan untuk kami, jangan zalimi ulama, kita enggak bawa senjata. Kita cuma menyampaikan aspirasi,” katanya.

“Tolong keadilan untuk imam kami, kita mendukung habib kita, kenapa kalian zholim sama rakyat kecil? Bagaimana koruptor, di mana koruptor yang curi duit miliaran itu?,” sambungnya. (rul/*)