Sering Bolos, Sembilan ASN Depok Terancam Turun Pangkat

Ilustrasi ASN (istimewa)

MARGONDA– Inspektorat Pemerintah Kota Depok mencatat, ada sebanyak sembilan Aparatur Sipil Negara atau ASN yang melakukan pelanggaran di sepanjang tahun 2019. Sebagian diantaranya di sanksi karena sering membolos kerja.

Kepala Inspektorat Kota Depok, Firmanuddin mengungkapkan, dari sembilan ASN tersebut, lima diantaranya dikenakan sanksi tegas dengan sejumlah catatan yang nantinya akan diputuskan oleh Badan Kepegawaian dan Pengemabangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM.

“Kalau inspektorat itukan mengajukan saran, saran itu bisa diberhentikan. Nah yang empat ini penurunan pangkat atau penundaan kenaikan pangkat,” katanya saat ditemui di lingkungan Balaikota Depok pada Senin 23 Desember 2019

Ketika disinggung apa saja jenis pelanggaran yang dilakukan para oknum tersebut, Fiirmanuddin mengatakan, rata-rata terkait dengan kedisplinan saat kerja. “Indisipliner saja, jarang masuk dan lain-lain, enggak ada yang mengarah pidana.”

Saat ditanya lebih jauh apakah ada perbandingan data pada tahun 2018, sayangnya Firmanuddin mengaku belum merinci secara detail. “Lihat data dulu,” ujarnya

Namun demikian, pihaknya menegaskan bakal melakukan evaluasi terkait persoalan tersebut.

“Tadi saya bicara ada yang namanya audit ketaatan, diantara yang kami periksa itu ada aspek pengelolaan SDM-nya, ketika kami temukan maka kami komunikasikan dengan pimpinannya, tolong jadi perhatian,” jelasnya

“Kalau memang diperlukan langkah pemanggilan, kemudian surat tidak puas secara tertulis dari pimpinan, atau bahkan sudah sampai ke satu titik dia harus diserahkan ke BKPSDM,” timpalnya lagi. (rul/*)