Serbia Lolos Otomatis, Portugal Jalani Babak Play-off Piala Dunia 2022

Pertandingan Portugal vs Serbia.(Foto: Twitter/European Qualifiers)
Pertandingan Portugal vs Serbia.(Foto: Twitter/European Qualifiers)

DepokToday-Portugal harus menjalani babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa untuk dapat berlaga di pesta sepak bola terakbar di dunia yang berlangsung di Qatar tahun depan.

Fase tersebut harus dilakoni Cristiano Ronaldo dkk karena di pertandingan ke-10 Grup A di Stadion Da Luz, Senin 15 November 2021 dini hari WIB, Portugal kalah 1-2 dari Serbia.

Aleksandar Mitrovic membuat skor berubah 1-2 melalui golnya di menit 90, setelah sebelumnya tertinggal 1-0 lewat gol Renato Sanches pada menit 2, kemudian berhasil disamakan 1-1 oleh Dusan Tadic di menit 33.

Dengan kekalahan ini Portugal menjadi runner-up Grup A dengan meraih 17 poin. Ini menjadi kekalahan kandang pertama kali di babak kualifikasi Piala Dunia sejak Oktober 2013.

Sedangkan Serbia lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2022 karena tampil sebagai juara grup dengan 20 poin.

Aleksandar Mitrovic (telanjang dada) berlari usai mencetak gol penentu kemenangan Serbia atas Portugal.(Foto: Twitter/European Qualifier)
Aleksandar Mitrovic (telanjang dada) berlari usai mencetak gol penentu kemenangan Serbia atas Portugal.(Foto: Twitter/European Qualifier)

BACA JUGA: Kualifikasi Piala Dunia: Spanyol Menang, Swedia Kalah, Portugal Imbang

BACA JUGA: Jerman, Kroasia, Rusia Berpesta Gol di Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa

Seusai paga, Aleksandar Mitrovic, berbicara kepada UEFA.com tentang golnya yang menjadi penentu kemenangan Serbia.

“Itu adalah umpan silang yang bagus dari Tadic. Kami saling mengenal dengan sangat baik. Dia tahu ke mana saya akan pergi, saya tahu di mana dia akan menempatkan bola. Itu bagus untuk kami. Saya bereaksi dengan baik, mencoba untuk mencapai target, bola melambung terlalu cepat dan selesai di gawang,” kata Mitrovic.

Pelatih Portugal, Fernando Santos, mengakui timnya bermain dengan baik di awal pertandingan namun kemudian banyak kehilangan bola.

“Kami memulai dengan baik, kami mencetak gol, kemudian kami mulai kehilangan bola. Kami selalu mengalami banyak kesulitan; para pemain mencoba melakukannya, tetapi ketika kami menguasai bola, kami [tidak bisa],” ucap Santos kepada RTP.

Santos juga berbicara tentang bagaimana Portugal tidak pernah mendominasi permainan.

“Kami mencoba. DNA kami adalah memiliki bola untuk dimainkan. Bernardo menginginkan bola, mencoba bermain, tetapi dia adalah satu-satunya. Kami bermain dengan ketakutan dan kecemasan, kami sedikit bervariasi dalam permainan. Tanggung jawab adalah milikku,” tambah Santos.

(tdr/sumber: UEFA)