Seorang Nenek di Sukatani Tewas Ketika Mau Ambil Bansos

Ilustrasi bansos. Pemerintah akan mempercepat pencairan BLT hingga ke desa. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi bansos. Pemerintah akan mempercepat pencairan BLT hingga ke desa. (Foto: Istimewa)

TAPOS- Siti Maemunah, 75 tahun, meregang nyawa ketika hendak mengambil bantuan sosial (Bansos) di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok pada Sabtu pagi, 26 Desember 2020. Peristiwa ini pun viral di media sosial (medsos).

Terkait hal tersebut, pihak kecamatan menyebut Siti tewas karena sakit.

“Info yang saya dapat, jadi yang bersangkutan sudah sakit. Usianya sudah tua, 75 tahun dan memang sedang sakit,” ucap Camat Tapos, Anwar Nasihin

Baca Juga: Misteri Hilangnya Kakek Napis di Ciliwung, Sudah Delapan Hari

Ia pun membantah jika wanita tua tersebut tewas akibat kelelahan antri bansos.

“Sebenarnya sama anak-anaknya sudah dilarang ikut ke keluarahan, tapi dia mau jalan. Nah pas turun dari mobil katanya sudah pingsan,” katanya

Lebih lanjut Anwar menuturkan, wanita itu datang saat kantor kelurahan belum buka, sekira pukul 06:30 WIB.

“Jadi bukan warga ngantri ya, memang beliau sakit. Mungkin takdirnya disitu,” tuturnya

Ketika melihat hal tersebut, pihak kelurahan dibantu beberapa warga sempat melarikan korban ke puskesmas terdekat, namun nahas nyawanya Siti tak dapat tertolong.

“Jadi meninggalnya bukan di kelurahan, tapi di puskesmas,” timpal Kapolsek Cimanggis, Komisaris Polisi Agus Khaeron

Dirinya menambahkan, saat datang untuk ambil bansos, korban sudah terlihat lemas.

“Yang bersangkutan sempat mau pingsan terus dibawa ke Pusksmas Sukatani, disitu dilakukan tindakan pertolongan pertama, tapi selang berapa lama kemudian meninggal dunia,” katanya

Terkait hal itu, pihak kecamatan dan polsek setempat telah mendatangi kediaman korban untuk menyalurkan bantuan yang ada. (rul/*)