Sengit, Kiyai Imron Ladeni Panglima Jin, Begini Reaksinya Saat Diruqyah

Kiyai Imron (Foto: Istimewa)
Kiyai Imron (Foto: Istimewa)

DepokToday- Kiyai Imron Rosyidi terlibat duel sengit secara batin ketika melakukan ruqyah terhadap wanita yang dirasuki jin berusia ribuan tahun. Pada ulama tersebut, wanita ini mengaku sebagai panglima anak buah dajal.

Peristiwa itu direkam dalam tayangan akun YouTube Ruqyah Aswaja Official. Pria yang melakukan ruqyah itu adalah Kiyai Imron Rosyidi. Sebelum pertarungan dimulai, keduanya sempat terlibat dialog.

Pada Kiyai Imron, wanita yang sedang dirasuki jin ini mengaku sebagai panglima dengan usia ribuan tahun.

“Saya memilih dia (wanita ini) tapi keburu nikah. Ini mau saya jadiin permaisuri. Tadi mau saya ambil sukmanya,” kata wanita itu dikutip pada Jumat 24 September 2021.

“Sudah banyak yang ngobatin dia, nggak ada ngaruhnya. Nggak terasa di badan saya. Nggak ada efek. Saya anak buah dajal,” bentak wanita itu pada Kiyai Imron.

Setelah lama berdialog, akhirnya Kiyai Imron membacakan ayat-ayat suci Al Quran. Wanita itu pun bereaksi, disusul sang suami yang juga ikut bereaksi.

Tak lama kemudian, keduanya pun sadar. Lantas seperti apakah reaksi orang ketika di ruqyah.

Baca Juga: Pria Diduga Korban Pembunuhan Tergeletak di Cimanggis, Depok

Dilansir dari ruqyah-aswaja.com, definisi ruqyah adalah do’a dan permohonan perlindungan (penjagaan) dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an, nama-nama Allah dan sifat-sifatNya serta doa-doa syari yang menggunakan bahasa arab.

Atau bisa juga selain bahasa arab yang diketahui maknanya, disertai hembusan nafas atau tiupan, bertujuan untuk menghilangkan penderitaan, penyakit atau untuk semua macam hajat.

Tanda-tanda Kerasukan Jin

Di saat melakukan ruqyah banyak sekali tanda-tanda yang terjadi saat si-jin keluar dari tubuh orang yang di ganggu jin tersebut, dan belum tentu jika terjadi reaksi dibawah ini jin sudah keluar, berikut ini hanya sebagai tanda-tanda melalui tajribah Kiyai Imron:

1.Mual Muntah

Menunjukkan gangguan ada disekitar perut dan rahim, jika sihir maka sihir tersebut masuk melalui makanan. Sebagian besar gangguan jin muncul reaksi mual atau muntah. Penanganan-nya dengan pukulan di punggung sambil dibacakan al-Qur’an atau adzan, dapat dibantu dengan minum air ruqyah, minyak zaitun, minyak bidara.

2.Menangis

Sebagian besar reaksi menangis menunjukan problem pada batin si pasien, jin yang selama ini mengganggu masuk karena problem berat yang dialami pasien. Sebagian lain, reaksi menangis menunjukkan kondisi jin, mungkin muslim, ingin bertaubat, dan kesulitan keluar.

Atau jin nasab yang merasa berat untuk dipisahkan. Penangannya, hentikan ruqyah dan lakukan komunikasi untuk memperjelas yang terjadi pada pasien, memberikan arahan dan penguatan, setelah itu diruqyah kembali.

Reaksi Jin yang Diundang

3.Reaksi Cenderung Tenang, Tersenyum, Meremehkan

Adalah jin nasab yang beraliran islam atau jin yang diundang oleh pasien melalui amalan, baik dzikir overdosis, puasa yang tidak ada tuntunannya dari Rasulallah ﷺ, dll

4.Pingsan

Seringkali pingsan atau badan terasa sangat lemah menunjukkan bahwa pasien sedang menghadapi problem berat. Penanganan hentikan ruqyah, beri motivasi dan arahan, setelah bisa mengendalikan diri baru diruqyah kembali. Sangat disarankan untuk terapi mandiri.

5.Melawan secara fisik

Sering terjadi jin yang reaksi melawan secara fisik ini berasal dari ilmu kanuragan, kekebalan, atau sejenisnya baik yang dilakukan oleh orangnya sendiri atau dapat warisan secara tidak sadar dari leluhurnya. baik jenis jin yang mengaku muslim maupun kafir.

Baca Juga: Pasca Puting Beliung, PLN Depok Kini Dapat Ribuan Keluhan Padam Listrik

6.Reaksi Ngomel

banyak bicara atau lebih dominan bicara daripada reaksi fisik, Artinya jin pembohong, ada problem dalam hidup pasien yang belum selesai. Reaksi jenis ini, tidak bisa digunakan teknik, membakar atau sejenisnya. Lebih baik menggunakan nasihat untuk si pasien bukan untuk jinnya.

7.Badan Lemas

Setelah ruqyah badan lemas artinya jin belum keluar. Jika keluhan hilang tetapi badan lemas artinya, ikatan, sentuhan jin dalam tubuh pasien lepas, tapi tidak disertai dengan keluarnya jin. Jin tersebut sudah dalam kondisi lemah, in syaa Allah.

Kiyai Imron dan Reaksi Ruqyah

8.Tercekik

Artinya jin berasal dari benda, jimat, pusaka dan sejenisnya.

9.Tidak ada reaksi

Jika tanpa gejala gangguan jin, maka patut diduga ‘ain. Jika pasien menunjukkan gejala-gejala positif mengalami gangguan jin, maka hampir dapat dipastikan bahwa reakasi akan muncul, namun demikian memang reaksi ruqyah kadang muncul setelah beberapa kali ruqyah.

Ilustrasi gangguan jin (Foto: Istimewa)
Ilustrasi gangguan jin (Foto: Istimewa)

Kadang berarti jenis sihir, kadang berarti jin yang kekuatannya terkait dengan sesuatu diluar tubuh pasien atau gangguan terkait dengan salah satu anggota keluarga yang lain.

Kadang berarti trauma, kekecewaan,kemarahan di masa lalu, pemberontakan jiwa yang tidak terselesaikan, menunjukkan dominasi jin terhadap pasien sangat kuat bahkan jin tersebut telah banyak mempengaruhi dalam keseharian si pasien baik dalam perilaku, kontrol emosi, cara menyikapi sesuatu bahkan dalam mengambil keputusan.

Baca Juga: Usai Gage, Depok Bakal Terapkan Crowd Free Night di Dua Ruas Jalan Ini

Cara penanganan, hentikan proses ruqyah atau simai, gali informasi masa lalu pasien dan temukan sumber gangguan jin nya, ajak untuk memperbaiki diri dan berikan penguatan pada pasien agar dapat mengendalikan diri, setelah yakin dapat mengendalikan diri baru diruqyah kembali.

Ciri-ciri Jin Licik

11.Melihat Penampakan Secara Visual Saat

Memejamkan mata artinya yang terlihat tersebut adalah jin pengganggu, atau rekaman memori buruk dimasa lalu pasien meski pun yang terlihat seolah-olah adalah wujud jin.

12.Badan terasa ringan dan fres

Artinya jin telah keluar atau sebagian buhul dalam diri pasien telah lepas.

13.Badan Melayang, Sempoyongan

Artinya jin pengganggu telah terkena efek ruqyah tetapi masih dalam tahap awal saja, belum sampai kalah atau lepas.

14.Reaksi Keluhan Keseharian Pasien

Sebagian reaksi menunjukkan keluhan yang dialami pasien dalam keseharian, misalnya saat diruqyah terasa panas, nyeri di pinggang maka bisa disimpulkan sehari hari pasien sering sakit disekitar pinggang.

15.Sesak di Dada

Saat ruqyah artinya beban masa lalu belum terselesaikan secara batin, belum lapang bathinnya. Juga bisa berarti, pasien mengalami sakit di daerah pernafasan.

16.Meremehkan Praktisi/Peruqyah

Jin menertawakan, meremehkan, atau pasien tiba-tiba tersenyum dan ingin tertawa adalah jin yang sangat tersembunyi dan licik, bukan jin kuat tapi tersembunyi. (rul/*)