Selama Pandemi, Harta Emil Naik Miliaran, Ganjar Ratusan Juta, Anies Malah Kebalikannya

Tiga gubernur yang laporan hartanya berubah selama pandemi. (Foto: Istimewa)
Tiga gubernur yang laporan hartanya berubah selama pandemi. (Foto: Istimewa)

DepokToday – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengungkapkan selama pandemi COVID-19, harta beberapa penyelenggara negara mengalami kenaikan. Meski demikian, ada pula yang hartanya justru berkurang selama pandemi melanda.

Melansir dari liputan6.com, berdasarkan data yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id, harta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil naik signifikan selama pandemi. Harta Kang Emil naik sebesar Rp 6,6 miliar.

Tercatat, harta tahun 2019 yang dilaporkan pada 2020 Emil memiliki harta sebesar Rp 13,5 miliar. Sementara di tahun 2020 yang dilaporkan tahun 2021, hartanya naik jadi Rp 20,1 miliar.

Kenaikan harta Emil didominasi oleh tanah dan bangunan. Pada laporan tahun 2020, harta Emil dalam bentuk tanah dan bangunan sebesar Rp 13,4 miliar, sedangkan di tahun periodik 2021, tanah dan bangunan Emil mencapai Rp 18,4 miliar.

Kenaikan harta lainnya yang dilaporkan Emil terdapat pada kas atau setara kas lainnya. Pada laporan tahun 2021 kas Emil sebesar Rp 4,1 miliar, sementara tahun sebelumnya sebesar Rp 3 miliar.

Baca Juga: Nggak Sadar Sering Dikonsumsi, Makanan Ini Bikin Risiko Penyumbatan Darah Semakin Besar

Lain lagi dengan harta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tercatat naik sekitar Rp 550 juta. Di tahun periodik 2020, harta Ganjar sebesar Rp 9,9 miliar. Satu tahun berselang hartanya naik menjadi Rp 10,5 miliar.

Tanah dan bangunan yang dimiliki Ganjar naik dari Rp 1,1 miliar menjadi Rp 2,5 miliar. Namun harta setara kas Ganjar turun menjadi Rp 6,1 miliar dari Rp 7 miliar.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengalami penurunan harta selama pandemi Covid-19. Jika di laporan tahun 2020 harta Anies sekitar Rp 11 miliar, namun laporan di tahun 2021 harta Anies turun menjadi 10,9 miliar. (lala/*)