Selama Lima Hari, Pemkot Depok Lakukan Uji Emisi Kendaraan Secara Gratis

Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok saat melakukan uji emisi gas buang kendaraan bermotor roda empat secara di Balai Kota Depok, Senin 4 Oktober 2021. (Dok. Diskominfo)
Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok saat melakukan uji emisi gas buang kendaraan bermotor roda empat secara di Balai Kota Depok, Senin 4 Oktober 2021. (Dok. Diskominfo)

DepokToday – Selama lima hari, Pemerintah Kota Depok menyelenggarakan uji emisi untuk kendaraan roda empat secara cuma-cuma alias gratis.

Targetnya, mendeteksi secara dini kendaraan yang diluar ambang batas emisi berkeliaran di Kota Depok dan juga sebagai upaya pengendalian pencemaran udara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, pihaknya melakukan uji emisi ini secara bergantian di beberapa lokasi selama lima hari.

“Hari ini sudah kami mulai di Balaikota Depok, besok tanggal 5 Oktober di Jalan Raya Cinere dan 6 Oktober di Perumahan Telaga Golf Sawangan,” kata Ety di Balaikota seperti dikutip situs resmi Pemkot Depok, Senin 4 Oktober 2021.

Baca Juga: DLHK Depok Dorong Masyarakat Bentuk Bank Sampah

Ety melanjutkan, untuk tanggal 7 Oktober uji emisi dilakukan di depan ruko Sukmajaya, Jalan Tole Iskandar (pertigaan KSU) dan 8 Oktober di depan PT Arista Latindo/Woody, Jalan Raya Jakarta Bogor Km. 36.

“Kegiatan dimulai pukul 08.00 sampai selesai. Target kami yaitu 150 kendaraan roda empat per hari,” kata Ety.

Ety menyebut, pelaksanaan uji emisi gratis kepada masyarakat ini adalah salah satu bentuk kontribusi terhadap pengendalian pencemaran udara. Dirinya mengajak pemilik kendaraan untuk membawa kendaraannya ke lokasi yang telah ditentukan.

“Mudah-mudahan masyarakat Depok bisa lebih memperhatikan kondisi mobil dengan rajin mengganti oli dan memeriksakan gas buang kendaraan,” tutupnya.

Lebih jauh Ety mengatakan, uji emisi ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pembakaran bahan bakar pada mesin. Caranya dengan menganalisa kandungan karbon monoksida (CO), dan hidro karbon (HC) pada saluran gas buang.

“Pengujian ini perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui tingkat kualitas udara di Kota Depok. Tidak hanya mobil dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) saja, tapi kesadaran masyarakat juga dibutuhkan agar secara sukarela melakukan perawatan rutin terhadap kendaraannya,” ujar Ety. (ade/*)