Sekolah Bakal Ramai, UMKM Hidup Lagi

0
143
H. Acep Azhari.(Foto: Istimewa)

PANCORAN MAS—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, berencana memulai kembali aktivitas belajar mengajar tatap muka di sekolah.

Rencana itu disampaikan Nadiem dalam konferensi pers secara daring pada Jumat 20 November 2020.

Menanggapi hal tersebut, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok menyebutnya sebagai kabar baik. “Ini (Sekolah tatap muka lagi-red) merupakan kabar baik bagi dunia pendidikan,” tegas Ketua BMPS Kota Depok, H. Acep Azhari, Selasa 24 November 2020.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/tidak-hanya-smk-sarjana-juga-banyak-yang-nganggur/

Menurut H. Acep, kembalinya sekolah-sekolah dipakai untuk kegiatan belajar tatap muka langsung, dapat mengobati rasa rindu antara guru dan murid.

“Setelah berbulan-bulan lamanya belajar di rumah dengan metode daring selama pandemi COVID-19, maka sekolah tatap muka langsung awal tahun nanti akan mengobati kerinduan guru dan murid. Kerinduan mendidik bagi guru, dan kerinduan belajar serta berinteraksi dengan teman sebaya di sekolah bagi murid. Ini akan berkesan pada hari pertama sekolah tatap muka langsung,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Jiacep ini mengungkapkan, pembelajaran jarak jauh melalui daring selama pandemi COVID-19 telah banyak memberikan kelebihan dan kekurangan dalam dunia pendidikan.

“Saya pernah bilang kepada guru-guru, ketika Anda (guru-red) mengajar di dalam kelas dan pintu tertutup. Hanya Anda dan murid yang tahu bagaimana Anda mendidik murid tanpa orang tuanya tahu,” kata Jiacep.

“Tetapi, ketika pembelajaran jarak jauh diterapkan melalui daring. Maka Anda (guru) tidak hanya berinteraksi dengan murid saja, disitu juga ada orang tua mereka yang ikut mendampingi anaknya belajar. Maksudnya gaya mendidik di kelas dan melalui daring pasti berbeda, apalagi disaksikan orang tua murid. Persiapannya pun harus ekstra,” tambah Jiacep.

Selain itu, Jiacep melanjutkan, rencana belajar tatap muka langsung pada awal tahun 2021 juga mengurangi beban orang tua murid yang selama ini ikut menjadi guru dadakan di rumah.

“Beban membeli kuota paket internet juga tidak ada lagi tuh, kalau awal tahun depan belajarnya jadi tatap muka langsung,” paparnya.

Jiacep berharap, rencana Mendikbud membolehkan kembali belajar tatap muka langsung di sekolah dapat terlaksana.

Menurut Jiacep, kembali ramainya lingkungan sekolah maka akan berdampak pula pada aktivitas UMKM di sekitarnya.

“Sekolah ramai, maka tukang jajanan (UMKM) di sekitar lingkungan sekolah juga akan kembali pulih. Jadi dapet tuh pendidikan dan ekonominya,” terang Jiacep yang juga Ketua Umum Depok Begaya.

(tdr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here