Sekat Arus Balik, Pemudik yang Masuk Depok Bakal Dirapid Test Antigen

Polisi melakukan penyekatan bagi para pemudik di sejumlah lokasi di Kota Depok. Rencananya, pemeriksaan akan dibarengi dengan rapid test antigen. (Foto: Depoktoday.com)
Polisi melakukan penyekatan bagi para pemudik di sejumlah lokasi di Kota Depok. Rencananya, pemeriksaan akan dibarengi dengan rapid test antigen. (Foto: Depoktoday.com)

MARGONDA- Polres Metro Depok telah menyiapkan sejumlah titik penyekatan untuk para pemudik atau pendatang lengkap dengan pemeriksaan rapid test antigen COVID-19. Posko tersebut akan dijaga ketat aparat gabungan berikut tim medis.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi M Indra Waspada menuturkan, rencana penyekatan arus balik beserta pemeriksaan rapid test antigen itu nantinya tersebar dibeberapa wilayah.

Di antaranya, SPBU Cilangkap (perbatasan Cibinong, Bogor). Di tempat itu, akan disiapkan sebanyak 1.000 rapid test antigen dengan asumsi yang diperiksa per harinya 200 orang.

Kemudian, di depan Perumahan BSI, Sawangan (perbatasan dengan Parung, Bogor). Di sana akan disiapkan 1000 rapid test antigen.

“Di BSI asumsi yang  diperiksa  per hari 200 orang dengan rapid test antigen,” kata Andi, Jumat 14 Mei 2021.

Penyekatan arus balik lainnya di Kota Depok yakni di depan gerbang Tol Kukusan, Beji, atau di pintu masuk dan keluar Tol Cijago. Jumlah rapid test antigen yang disiapkan 500 rapid test antigen.

“Asumsi yang diperiksa per hari 100 orang,” jelasnya.

Selanjutnya, penyekatan arus balik di gerbang Tol Brigif, atau di pintu keluar-masuk Tol Desari. Jumlah rapid test antigen yang disiapkan 500 rapid test antigen

“Kalau di Tol Desari atau Tol Brigif asumsi yang diperiksa rapid test antigen per hari 100 orang,” kata Andi.

Jika Terindikasi COVID

Pos penyekatan berikutnya adalah di gerbang Tol Cisalak, atau di pintu keluar masuk Tol Cijago.

“Di gerbang Tol Cisalak, jumlah rapid test antigen yang diperlukan 500 rapid test antigen. Asumsi yang diperiksa per hari 100 orang,” ujarnya.

Jika dalam pemeriksaan itu ditemukan ada yang terindikasi COVID-19, maka akan langsung ditangani lebih lanjut oleh tim medis. (rul/*)

Baca Juga: Mau Balik Lagi ke Depok? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Pemudik