Sehari 11 Motor Raib, Bukti Curanmor Panen Gentayangan di Depok

Komplotan curanmor berpistol saat beraksi di Depok (DepokToday.com)
Komplotan curanmor berpistol saat beraksi di Depok (DepokToday.com)

DepokToday- Pelaku pencurian sepeda motor alias curanmor, sepertinya makin mejadi-jadi di Kota Depok. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari saja ada 11 unit motor yang dilaporkan raib digondol pelaku.

Setidaknya hal itu terlihat dalam unggahan yang disampaikan para korban di akun media sosial depok24jam dan dikutip pada Jumat, 27 Agustus 2021. Pelaku curanmor itu berulah di sejumlah wilayah di Kota Depok. Berikut laporannya:

1.Lokasi pencurian di Jalan Galiur, Krukut, Kecamatan Limo.

2.Di Jalan Pelita, Kecamatan Limo, yang dicuri motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi B 6530 ZPE. Dilaporkan hilang sekira pukul 11:30 WIB.

3.Untuk yang disekitar Depok jika melihat motor dengan nomor polisi B 3350 EHL tolong kabari, baru saja hilang.

5.Telah hilang motor Beat street silver dengan nomor polisi B 6549 ZPL.

6.Telah hilang motor Honda vario B 6513 EQA.

Curanmor Gentayangan di Depok

7.Tolong dibantu, baru banget dibegal di tanah merah, Citayem. Motor yang dicuri nomor polisinya B 3452 EMP

9.Min tolong bantu motor hilang dengan plat B 3350 EHL daerah Dipo, Cagar Alam, Pancoran Mas.

10.Kehilangan motor, B 3196 ELJ, lokasi Jalan Tanah Baru.

11.Bagi yang melihat motor Honda Beat warna pink (magenta) hitam dengan nomor polisi B 3602 EMZ, baru saja hilang di daerah Pekapuran.

Maraknya aksi pencurian motor itu menyedot perhatian netizen. Banyak dari mereka yang was-was, namun ada juga yang menyalahkan pemerintah.

“Astaghfirullah, bismillah harus lebih waspada lagi kalau di rumah,” kata warga net

“Sudah seharusnya produsen bikin semua motor baru dalam format keyless, minimal malingnya harus upgrade ilmu kalau mau tetap eksis,” kata yang lainnya.

Baca Juga: Ketika Kasus Nur Mahmudi Jadi Bola Ping Pong Jaksa-Polri

“Saya juga baru kemalingan motor Beat plat B 3416 EPN, bagi yang melihat dm saya ya,” timpal warga net lainnya.

“Polisi nya nggak ada yang patroli 24 jam,” sebut yang lainnya.

“Kalau banyak maling berarti masih banyak rakyat yang kurang sejahtera. Harus dicari solusi yg tepat untuk mengatasi masalah ini. Bukan masalah kunci ganda atau kunci stang kearah kanan,” timpal warga net lainnya. (rul/*)