Sebulan Kena Longsor, Turap di Perumahan Griya Lembah Depok Belum Diperbaiki

Warga berada di lokasi turap tebing yang longsor.(DepokToday/Aji)

BAKTIJAYA-Tebing di Perumahan Griya Lembah Depok, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, yang sudah satu bulan terkena longsor hingga kini belum diperbaiki.

Beda pendapat pun mencuat tentang siapa yang berhak melakukan perbaikan turap tebing yang longsor itu, apakah pihak pemilik lahan atau Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Warga mengklaim, pihak pemkot dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, yang punya gawean.

“Saya harap Pemkot Depok bisa segera memperbaiki turap yang roboh ini,” harap kata Koordinator Lingkungan dan Keamanan Perumahan Perum Griya Lembah Depok RW 25, Amir.

“Sudah sebulan longsor namun belum juga diperbaiki. Kami khawatir terjadi longsor susulan lagi yang bisa menimbulkan kerugian dan korban jiwa,” tambahnya.

Longsor dengan ketinggian sekitar 10 meter dan panjang 60 meter ini kondisinya sangat mengkhawatrikan, karena turap yang menjadi pembatas perumahan tersebut sudah hancur akibat hujan yang terus menerus, sehingga menyisakan tanahnya yang sewaktu-waktu bisa longsor.

Apalagi, lanjut Amir, tidak jauh dari lokasi tersebut ada beberapa rumah warga, dan akan tertimpa tanah longsor jika tidak diperbaiki segera.

Amir menjelaskan, longsor yang terjadi di perumahan Griya Lembah Depok terjadi pada 1 Januari 2020, ketika itu hujan seharian tanpa henti akibatnya tebing pembatas perumahan ikut roboh.

“Batu-batu tebing yang hancur menutupi jalan sehingga warga tidak bisa melakukan aktivitas akibta tertutupnya jalan tersebut,” jelasnya.

Ketika itu, dia melanjutkan, keesokan harinya (2/1/2020) kembali terjadi longsor susulan yang mengakibatkan tertutupnya saluran drainase, sehingga air meluap dan menyebabkan genangan air semata kaki.

“Pihak Kecamatan Sukmajaya dan Babinsa ketika itu baru turun tangan dan survei dan menurunkan alat berat untuk mengangkat puing puing berupa batu besar dan juga ranting ranting pohon besar,” jelasnya.

Namun pekerjaan yang dilakukan tidak maksimal hanya dikerjakan sehari saja, sehingga puing puing dan batu besar belum diangkat sampai saat ini.

Alat berat yang sudah ada juga tidak digunakan lagi hingga dibawa kembali.

Sementara itu, kepada wartawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok, Dadan Rustandi, mengatakan, berdasarkan info dari Satgas PUPR yang berada di lapangan bahwa longsor tersebut akan diperbaiki sendiri oleh si empunya tanah lokasi tersebut.(aji)