Satu KKB Tewas Usai Baku Tembak 11 Jam Lawan TNI-Polri

Pasukan TPNPB-OPM. Foto Facebook TPNPB-OPM
Pasukan TPNPB-OPM. Foto Facebook TPNPB-OPM

DepokToday- Aparat TNI-Polri kembali terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB di Distrik Sugapa, Intan Jaya Papua pada Jumat 5 November 2021. Dari peristiwa ini, satu anggota KKB dilaporkan tewas dan dua anggota Polri terluka.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, kedua anggota Polri yang mengalami luka tembak itu telah dievakuasi ke Mimika pada Sabtu 6 November 2021.

Baca Juga:  Ibu Paruh Baya Tewas Dalam Kecelakaan di Jalan Raya Bojongsari

Personil gabungan TNI/Polri yang ada di Sugapa Kabupaten Intan Jaya hingga saat ini masih melaksanakan penjagaan dan pengawasan dalam Kota Sugapa termasuk obyek vital Bandara Bilorai Kabupaten Intan Jaya.

“Situasi di Kabupaten Intan Jaya sampai saat ini aman terkendali,” kata Ahmad Mustofa Kamal dikutip dari CNNIndonesia pada Minggu 7 November 2021.

Pria yang akrab disapa Kamal itu menjelaskan, kronologi kontak tembak tersebut terjadi sekira pukul 08:30 WIT.

Saat itu, personil gabungan tengah melakukan pemantauan di ketinggian dan melihat 10 orang memegang senjata api (senpi) laras panjang dari arah semak pepohonan sekitar Dusun Biulagi menuju sekitar Kali Wabu.

Baca Juga: Miris, Bocah 8 Tahun Alami Luka Lebam di Wajahnya, Akibat Perlakuan Buruk Ayah Kandungnya

Kemudian, sekira pukul 11:27 WIT, terdengar bunyi letusan senpi laras pendek sebanyak satu kali dari arah Tower Telkomsel Bilogai.

TNI-Polri kejar KKB Papua (Foto: Istimewa)
TNI-Polri kejar KKB Papua (Foto: Istimewa)

Kronologi Baku Tembak Lawan KKB

Sekira pukul 13:14 WIT, TNI-Polri kembali melihat pergerakan KKB membawa dua pucuk senpi laras panjang serta dikelilingi sekitar 20 orang yang duduk bersama di sekitar Dusun Bilulagi.

“Pada pukul 15:12 WIT, terlihat seorang KKB membawa senjata api laras panjang masuk dari arah bawah ke sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai namun tidak dapat dilakukan tindakan oleh Pos 521 karena terdapat mama-mama di sekitar Klinik,” ujarnya.

Selang beberapa menit kemudian,sekira pukul 15.17 WIT, seorang KKB yang membawa senpi panjang di sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai melakukan tembakan ke arah Pos Satgas Yon Mek 521 dan berlari ke arah sekitar pertigaan TKP Ramli.

Perlawanan Sengit

Personil Satgas Yon Mek 521 kemudian melakukan penembakan yang menyasar seorang anggota KKB lainnya yang juga membawa sebuah senpi laras panjang yang muncul di sekitar semak semak pertigaan Ramli.

“Dari hasil pemantauan melalui teropong bahwa satu anggota KKB tersebut MD (meninggal dunia), selanjutnya personil gabungan yang akan melakukan pembersihan terlibat kontak tembak dengan KKB,” ujarnya

Teror KKB

Selang beberapa saat kemudian, personil gabungan yang sedang bersiaga di Polsek Sugapa tiba-tiba mendapat tembakan oleh KKB dari arah perumahan Satpol PP dan Tower Telkomsel sehingga terjadi kontak tembak antara keduanya.

Diduga penampakan serangan udara yang menyasar markas TPNPB-OPM (Foto: Istimewa)
Diduga penampakan serangan udara yang menyasar markas TPNPB-OPM (Foto: Istimewa)

Tak sampai disitu, ketegangan berlanjut sekira pukul 15:45 WIT, sejumlah personil gabungan menggunakan satu buah unit mobil double cabin yang datang dan ikut baku tembak di sekitar TKP Ramli.

Dikejar Aparat

Personil gabungan itu telah berkoordinasi untuk merapat ke Polsek Sugapa terlebih dahulu.

“Namun saat di tanjakan naik Polsek Sugapa melewati Perumahan Satpol PP tiba-tiba mendapat tembakan dari arah perumahan Sat Pol PP yang mengakibatkan dua personil terkena rekoset,” ujarnya.

Sekira pukul 18:20 WIT, aparat gabungan TNI-Polri berhasil menguasai lokasi kejadian dan melakukan pengejaran di sekitar pertigaan TKP Ramli atau sekitar jalan masuk komplek Pastoran ST Michael Bilogai. (rul/*)