Satgas COVID-19 Kota Depok : Zona Hijau Meningkat

Jubir COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana (istimewa)

DEPOK – Satu minggu kebelakang kasus COVID-19 di Kota Depok mulai mengalami perbaikan. Pada tingkat RT zona hijau meningkat, sementara zona kuning, oranye dan merah semakin menurun.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, mulai dari tanggal 16 hingga 23 Mei 2021, zona hijau di Kota Depok meningkat dari sebelumnya 4.742 RT, kini menjadi 4.786 RT.

 

Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, meski sempat melewati libur panjang Lebaran 2021, hal itu tidak memperpanjang deretan kasus, justru malah sebaliknya.

 

“Trendnya cukup baik, zona PPKM Mikro hijau naik, zona orange dan zona kuning dan orangenya turun, hanya ada 1 RT zona mera di wilayah Kecamatan Beji,” kata Dadang dikonfirmasi, Senin 24 Mei 2021.

 

Dadang menambahkan, bahkan untuk presentase Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit dan tempat isolasi masih dibawah 50%. “BOR kita cukup bagus, ICU 40% dan isolasi 20%,” kata Dadang.

Baca Juga : Dinkes Sebut 10 Warga Depok yang Mudik Positif COVID-19

Dadang mengatakan, keterlibatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) dalam melakukan upaya Testing, Tracing, dan Treatment, menjadi salah satu faktornya dalam mengendalikan kasus COVID-19 di wilayahnya.

 

“Kita meningkatkan testing kita, ketika kontak erat puskesmas pun langsung melakukan antigen maupun PCR, di level tiga pilar juga, ini kolaborasi luar biasa, peran Forkopimda sangat masif, sehingga kasus dapat terkendali,” beber Dadang.

 

Dadang mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Membatasi mobilitas) juga menjadi faktor lain yang mendukung dalam upaya pengendalian kasus Covid-19 di Kota Depok.

 

“Tingkat penularan kita memang terjadi lebih banyak di kerumunan, tapi di level tertentu penggunaan masker sudah tertib,” kata Dadang.

Satgas Tetap Antisipasi

Namun begitu, Dadang mengatakan, zonasi daerah Kota Depok di tingkat nasional masih pada zona oranye, selain itu juga trend kasus hariannya, kasus COVID-19 di Kota Depok masih mengalami peningkatan.

Baca Juga : Dampak COVID-19, Jumlah Pengangguran Sentuh Angka 8,75 Juta Jiwa

Untuk itu, lanjut Dadang, pihaknya tidak akan lengah dan akan lebih mengetatkan wilayahnya terutama untuk penularan Covid-19 yang terjadi usai musim Lebaran 2021,

 

“Saat ini kami sedang fokus arus balik mudik yang diperpanjang sampai 31 Mei, ada 3 titik penyekatan yakni di Cilangkap, Perumahan BSI, dan Terminal Jatijajar,” kata Dadang.

 

Dadang mengatakan, pada tingkat masyarakat pun Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menginstruksikan para camat dan lurah untuk melakukan pendataan terhadap masyarakatnya terutama bagi yang melakukan mudik.

 

“Himbauan kepada warga terutama pemudik untuk segera melapor RT RW, lalu segera lakukan rapid tes antigen di puskesmas, layanannnya dilakukan secara cuma-cuma, apabila telah melakukan mudik,” kata Dadang. (ade/*)