Satgas COVID-19 Depok Tetap Pada Pendirian, PTM Terbatas Terus Dilakukan

Simulasi PTMT di SDN 06 Beji (Foto: DepokToday)
Simulasi PTMT di SDN 06 Beji (Foto: DepokToday)

DepokToday – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana menegaskan, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas tetap berjalan di kota ini.

Pernyataan itu keluar setelah organisasi perangkat daerah terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, serta TNI dan Polri melakukan rapat koordinasi dan evaluasi PTM Terbatas pada Jumat 22 Oktober 2021.

“PTM Terbatas akan terus dilakukan,” ujar Dadang Wihana, dikutip situs resmi Pemkot Depok, Jumat 22 Oktober 2021.

Dadang mengatakan, adanya temuan kasus COVID-19 di SMPN 10, tidak lantas mempengaruhi pelaksanaan PTM Terbatas di seluruh sekolah se-Kota Depok. Karena dirinya mengklaim, berdasarkan hasil penelusuran tim medis, siswa yang terpapar tidak masuk dalam klaster sekolah.

“Siswa SMPN 10 tersebut tidak terpapar dari lingkungan sekolah, melainkan dari lingkungan rumah,” kata Dadang.

Dadang menambahkan, tracing kepada kontak erat pun telah dilakukan dan semuanya dinyatakan negatif berdasarkan hasil swab antigen.

“Atas temuan ini, langsung dilakukan Testing, Tracing dan Treatment (3T) di sekolah yang bersangkutan, dilakukan testing kemarin kepada 92 orang yang diswab antigen dan dilakukan penelusuran terhadap kasus tersebut,” jelasnya.

Meski PTM Terbatas di Kota Depok tetap berjalan, Dadang mengatakan, SMPN 10 dihentikan sementara dan para siswa dianjurkan untuk belajar dari rumah.

“Kami menghimbau kepada keluarga yang misalnya anaknya ada gejala suspek COVID-19 seperti batuk, pilek, untuk tidak ikut di dalam pelaksanaan PTM Terbatas atau ada keluarganya yang terkonfirmasi positif,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas disebut-sebut sebagai penyumbang angka kenaikan kasus COVID-19 di Kota Belimbing ini.

“Untuk itu kami selalu ingatkan kepada camat dan lurah memantau kegiatan-kegiatan pembelajaran tatap muka, karena memang munculnya dari situ,” kata Idris, Kamis 21 Oktober 2021. (ade/*)