Sambut 1 Muharram dengan Muhasabah

KH. A. Mahfudz Anwar, MA.(Istimewa)

TANPA terasa waktu begitu cepat berlalu dan akan memasuki 1 Muharram 1442 Hijriah atau 20 Agustus 2020. Berbeda dengan kalender Masehi, pergantian tahun dimulai selepas salat Maghrib.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MUI Kota Depok, KH. A. Mahfudz Anwar, MA, mengajak memanfaatkan momen tersebut untuk bermuhasabah (introspeksi-red).

“Sebagai umat Islam hendaknya kita memanfaatkan momentum pergantian tahun baru Islam ini untuk muhasabah,” ujarnya.

Kiai Mahfudz menuturkan, seebenarnya Umat Islam memiliki potensi yang sangat luar biasa. Yaitu, potensi karakter, moralitas, kepatuhans religiusitas.

“Oleh karena itu, potensi ini hendaknya kita kembangkan terus untuk mendasari pembangunan menuju Indonesia Maju,” paparnya.

Doa akhir dan awal tahun

Dirinya mengingatkan amalan ibadah yang dilakukan sekurang-kurang nya berdoa akhir tahun dibaca sesudah sholat Ashar. Adapun doa awal tahun dibaca setelah shalat maghrib sambil membaca surat Yasin tiga kali.

Menurutnya, dari pembacaan surat Yasin dengan harapan pertama, agar dikuatkan Iman dan Islam kita. Kedua, mohon dilimpakan rezeki yang halal dan barokah. Ketiga, mohon agar diberi umur panjang yang digunakan untuk ibadah kepada Alloh SWT.

“Sehubungan adanya situasi dan kondisi yang masih mewabah pandemi Covid-19. Sebaiknya tidak mengadakan pawai obor dan karnaval atau kegiatan sejenisnya,” tandasnya.

Sudah menjadi tradisi dan amalan ibadah di awal tahun baru Islam selain doa. Biasanya dengan menambahkan salat tasbih (4 rakaat dengan membaca tasbih 300 kali). Dalam kondisi normal, menyambut tahun baru Islam biasanya diisi dengan kegiatan pawai obor, tabligh Akbar dan lainnya.

(ahi)