Sadis, Pelajar Depok Begal Sopir Taksi Online

Ilutrasi begal (Istimewa)
Ilutrasi begal (Istimewa)

LIMO- Empat remaja terpaksa berurusan dengan polisi usai membegal seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai sopir taksi online, di kawasan Depok, Jawa Barat. Ironisnya lagi, rata-rata mereka (pelaku) masih berstatus pelajar.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan mengungkapkan, kejadian bermula ketika Tony Manik (korban) sedang mangkal sambil main ponsel di Jalan Anggrek, Cinere, Depok sekira pukul 02:00 WIB, Kamis 6 Februari 2020.

Saat lagi asik-asiknya bersantai, tiba-tiba didepan korban berhenti dua sepeda motor yang masing-masing berboncengan. Kemudian, salah satu pelaku turun dan langsung mengambil ponsel dari tangan korban.

“Saat itu korban sempat melawan, lalu dua orang pelaku yang dibonceng mengeluarkan celurit dari balik baju dan menodongkan ke korban,” katanya

Karena takut, pria 51 tahun itu kemudian kabur ke arah Jalan Raya Limo, sedangkan para pelaku kabur ke arah Jalan Gandul.

“Kemudian korban langsung melapor ke Polsek Limo,” ujar Deddy

Ketika korban sedang dimintain keterangan, polisi yang berjaga tiba-tiba mendapat laporan persitiwa nyaris serupa. “Jadi malam itu ada dua laporan. Nah yang laporan kedua itu korbannya dibacok dan ada satu motor Yamaha Mio warna merah tanpa plat nomor tertinggal di TKP,” jelas Deddy

Merasa ada kemiripan dengan kasus yang menimpa sopir taksi online tadi, polisi pun bergegas meluncur ke TKP. Dan tak lama kemudian ada dua orang pengendara motor Honda Beat datang. Mereka bermaksud mengambil motor Mio yang tadi tertinggal.

“Karena merasa ada yang aneh, anggota kami kemudian langsung mengamankan kedua remaja ini. Dan setelah diinterogasi ternyata salah satu dari mereka ada pelaku begal yang mengerjai sopir taksi dan korban lainnya tadi,” kata Deddy

Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, petugas pun langsung memburu tiga pelaku lainnya. Mereka berhasil diringkus saat sedang bersembunyi di salah satu klinik di kawasan Pancoran Mas Depok. Adapun para pelaku yang diamankan masing-masing MN (16 tahun) pelajar SMK, RDA (17 tahun) putus sekolah, MSH (17 tahun) putus sekolah,  dan MF (17 tahun) pelajar SMK.

“Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan yakni, satu Hp, dua celurit, dan dua motor matik. Kasusnya saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.” (rul/*)