Rimbun Selenggarakan Sanlat Ngabuburit Bersama Anak-anak

Sanlat Ngabuburit Rimbun
Kegiatan Sanlat Ngabuburit Ramadan yang diselenggarakan Komunitas Rimbun. (Foto: Dok. Rimbun)

SAWANGAN—Komunitas Ruang Ilmu Bertumbuh Mandiri (Rimbun) menyelenggarakan Sanlat Ngabuburit Ramadan di Langgar Aksara Nusantara, kawasan Situ Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Minggu 2 Mei 2021.

Ketua Pelaksana Sanlat Ngabuburit Ramadan, Zubair, mengungkapkan, kegiatan religi yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional itu merupakan pertemuan sanlat keempat.

“Sanlat Ngabuburit ini sudah berjalan sejak hari Sabtu tanggal 24 April 2021. Kegiatan berlangsung hanya 2 jam mulai pukul 14:00 sampai 16:00 WIB,” kata Zubair melalui keterangan tertulis, Senin 3 Mei 2021.

Mengingat masih dalam masa pandemi COVID-19, Rimbun membatasi jumlah peserta Sanlat Ngabuburit dan kegiatannya berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Dengan menerapkan standar protokol kesehatan, jumlah peserta Sanlat Ngabuburit pun dibatasi, maksimal 30 peserta. Dan tak lupa, anak-anak menggunakan masker selama kegiatan berlangsung,” jelas Kak Zubair, sapaan akrabnya.

DIBACA JUGA: https://depoktoday.hops.id/hut-ke-3-serenity-bahagiakan-anak-yatim/

Zubair merincikan, rangkaian kegiatan Sanlat Ngabuburit mengedukasi anak-anak tentang cerita islami, kreasi, salat berjemaah serta tadarus Alquran.

Kemudian, kata dia, rangkaian kegiatan diakhiri dengan berbagi takjil untuk anak-anak berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

“Hal ini dilakukan dalam rangka mematuhi peraturan daerah Kota Depok yang belum mengizinkan kegiatan buka puasa bersama,” ungkapnya.

Hadirkan Mobil Pusling

Pada pertemuan keempat Sanlat Ngabuburit ini, Rimbun turut menghadirkan Mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) milik Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok.

Dijelaskan Zubair, kehadiran mobil pusling membawa semangat baru sehingga anak-anak minat membaca buku.

Sanlat Ngabuburit Rimbun
Kegiatan Sanlat Ngabuburit Ramadan menghadirkan Mobil Perpustakaan Keliling. (Foto: Dok. Rimbun)

Selain membaca buku, materi Sanlat Ngabuburit juga diisi dengan pemutaran video edukasi, sehingga anak-anak tersetimulasi meningkatkan literasinya selama kegiatan sanlat.

“Kegiatan sanlat ini sangat dinantikan anak-anak, khusunya dimasa pandemi Covid-19, anak-anak sudah rindu akan kegiatan belajar mengajar di sekolah, kebanyakan peserta dari keluarga tidak mampu sehingga tidak banyak aktivitas belajar online yang diikuti selama masa pandemi,” terang Zubair.

Di kesempatan yang sama, Tutur Aisyah, salah satu volunteer, merasa senang karena bisa ikut memaksimalkan kegiatan Ramadan selama masa pandemi COVID-19.

“Semoga kegiatan Sanlat Ngabuburit Ramadan membawakan dampak positif untuk anak-anak selama belajar dari rumah,” harap Aisyah.

(tdr/*)