Resmi, Pilkada Depok Hadirkan Duel Petahana

Simulasi pengamanan Pilkada Depok (Istimewa)

PANCORAN MAS– Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok, Nana Shobarna memastikan dua pasangan calon kepala daerah yang telah mengajukan pendaftaran dinyatakan sah sebagai kandidat yang bakal bertarung tahun ini.

          Nana menjelaskan, hari ini pihaknya bersama sejumlah lembaga terkait baru saja melaksanakan rapat pleno penetapan pasangan calon pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Depok tahun 2020.

Ia mengatakan, kegiatan itu sesuai dengan jadwal dan tahapan yang telah tertera dalam peraturan KPU nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan jadwal dan program kegiatan pelaksanaan pemilihan gubernur, bupati dan wali kota tahun 2020 sesuai dengan tahapan tersebut.

“Kami pada hari ini tanggal 23 September melakukan penetapan pasangan calon. Kami sampaikan bahwa proses ini sudah berjalan sejak 28 Agustus 2020, tahapan pencalonan sudah kami mulai dengan mengumumkan pendaftaran sampai dengan 6 September,” katanya, Rabu 23 September 2020

Berdasarkan ajuan, tercatat ada dua pasangan calon yang telah mengajukan diri. Mereka adalah Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono, kemudian Pradi Supriatna dan Afifah Alia.

“Setelah itu kami melakukan verifikasi dokumen semua persyaratan dan juga melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus juga kami memberikan kesempatan untuk bakal pasangan calon melakukan perbaikan syarat calon,” tuturnya

Semua proses itu, kata Nana, telah dilakukan dan pihaknya juga telah melakukan penelitian administrasi secara keseluruhan.

“Kami kemudian memutuskan bahwa kedua bakal pasangan calon tersebut memenuhi syarat untuk selanjutnya kami tetapkan sebagai pasangan calon pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Depok tahun 2020.”

Dengan demikian, lanjut Nana, maka sejak hari ini, KPU menyebutnya adalah pasangan calon. Kemudian, tahapan berikutnya adalah KPU akan melakukan pengundian nomor urut pada 24 September.

“Setelah itu, pasangan calon peserta tim kampanye sekali lagi tim kampanye, bukan tim pemenangan sesuai bahasa regulasi tim kampanye akan melakukan kegiatan tahapan kampanye dari tanggal 26 September sampai dengan tanggal 5 Desember.”

Kemudian, pada 6, 7, dan 8 Desember 2020 adalah masa tenang. Dan pada 9 Desember 2020 pencoblosan.

“Itu adalah hari yang bersejarah buat kita semua, dan 270 daerah di Indonesia akan melakukan pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” ujarnya

 Sebagai penyelanggara pemilu, Nana pun berharap kepada seluruh masyarakat Kota Depok terus mengikuti mencermati dan mengikuti semua tahapan yang dilakukan sehingga tidak ketinggalan informasi terhadap tahapan pilkada serentak ini.

Untuk diketahui, Idris dan Pradi adalah petahana yang sampai saat ini menjabat sebagai wali kota dan wakil wali kota Depok. Pada Pilkada lima tahun lalu, kedua diusung dalam satu gerbong.

Namun tahun ini, Idris dan Pradi memilih berpisah. Alhasil, pertarungan dua kubu yang diusung sejumlah partai politik ini pun disebut-sebut bakal berlangsung sengit. (rul/*)