Rekayasa Babi Ngepet, Polisi Usut Keterlibatan 7 Warga Bedahan

Kasubag Humas Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Supriyadi (Istimewa)

DEPOK- Penyidik tengah mendalami keterangan tujuh orang lainnya dalam kasus rekayasa babi ngepet di Sawangan, Depok. Terkait hal itu, sampai saat ini polisi baru menetapkan satu orang tersangka, yakni Adam Ibrahim.

“Terhadap tujuh orang itu akan kita lakukan gelar perkara untuk menentukan apakah mereka masih terus jadi saksi atau bahkan bisa berubah status,” jelas Kasubag Humas Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Supriyadi ketika dikonfirmasi pada Jumat 30 April 2021.

Berdasarkan introgasi sementara, ke tujuh orang itu mengaku tertipu oleh Adam. Namun penyidik tak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.

“Adam sudah ngaku kalau semua rekayasa dia. Nah apakah ketujuh orang itu korban atau bukan, kita lihat hasil gelar perkara nanti,” kata Supriyadi.

Baca Juga: Menguak Rekayasa Penangkapan Babi Ngepet Sawangan  

Lebih lanjut ia mengatakan, sampai saat ini belum ada bukti atau fakta baru atas kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, saat beraksi Adam tak sendiri, melainkan dibantu sejumlah rekannya yang merupakan warga sekitar di wilayah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan.

Supaya tipuannya berjalan mulus, mereka membeli seekor babi di situs belanja online seharga Rp 900 ribu. Atas perbuatannya itu Adam diancaman dengan jeratan penjara selama 10 tahun. (rul/*)

VIDEO: Pengakuan Adam Tersangka Rekayasa Babi Ngepet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here