Razia Apartemen, 10 ABG dan Wanita Hamil Terciduk SatPolPP

0
189
ABG diduga berbuat mesum di apartemen terciduk SatPolPP (istimewa)

MARGONDA– Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) kembali menggerebek sejumlah kamar apartmen di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat. Hasilnya, petugas mengamankan sebanyak tujuh remaja wanita dan tiga pria hidung belang, pada Kamis malam, 27 Februari 2020

Kepala SatpolPP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny menjelaskan, razia bersama sejumlah instansi terkait ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak asusila yang dilakukan di luar pernikahan sekaligus menekan ruang gerak para pelaku bisni prostitusi terselubung.

“Pada penertiban tindakan asusila ini kami mengamankan 10 orang diantaranya tujuh perempuan dan tiga pria. Kami amankan karena ada indikasi pelanggaran perbuatan asusila dan prostitusi,” katanya pada Jumat 28 Februari 2020

Lienda menegaskan, pihaknya akan mendalami keterangan dari seluruh remaja yang diamankan tersebut. Dari dugaan sementara, tiga pria yang diamankan ini menjadi fasilitator sekaligus pengguna jasa prostitusi.

“10 orang yang diamankan ini akan kami dalami, diduga yang perempuan melakukan tindakan prostitusi kemudian asusila juga, sementara yang laki-laki diduga menjadi fasilitator, yang menyediakan dan memakai jasa prostitusi.”

Mereka yang terjaring dalam operasi ini selanjutnya menjalani pembinaan, pendataan dan tes urine.

“Kemungkinan kami juga akan melakukan screening tes HIV,” ucapnya

Lienda berharap, dengan rutinnya operasi tersebut, kasus prostitusi terselubung dapat ditekan dan kemudian tak ada lagi di Kota Depok.

“Ini kami lakukan agar pelanggaran-pelanggaran terkait asusila yang meresahkan masyarakat bisa diminimalisir. Kalau bisa kami tiadakan. Sementara ini kami minimalisir perbuatan asusila dan praktik-praktik prostitusi.”

Sementara itu, dari tujuh wanita yang diamankan SatpolPP, salah satunya mengaku sedang hamil tujuh bulan. Wanita yang terlihat berdandan cukup menor itu, ditemukan sekamar dengan seorang pria yang diketahui bukan suaminya. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here