Ratusan KK Terdampak Tol Desari Tuntut Ganti Rugi Rp 202 Miliar

Warga Krukut tuntut ganti rugi Tol Desari (DepokToday, Rul)

DEPOK– Sebanyak 154 Kepala Keluarga (KK), di kawasan Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat hingga kini belum mendapatkan hak atas ganti rugi terkait proyek pembebasan lahan Tol Depok-Antasari (Desari). Padahal, sejak lebih dari dua tahun lalu rumah mereka telah rata dengan tanah.

Warga menyebut, total ganti rugi yang semestinya mereka dapatkan mencapai sekira Rp 202 miliar. Hal itu sesuai dengan appraisal (tim penilai) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun alih-alih mendapat ganti rugi, warga kini justru harus berhadapan dengan hukum. Mereka merasa menjadi korban kepemilikan mutlak atas tanah atau eigendom verponding 19.

Terkait hal itu, warga pun akhirnya sepakat menempuh kasasi di tingkat Mahkamah Agung dan berharap ada keringanan biaya.

“Jika proses hukum ini tidak kami ikuti, kami khawatir kehilangan hak untuk memperoleh uang ganti rugi atas tanah kami yang sudah menjadi Jalan Tol Desari, sementara itulah satu – satunya harapan bagi kami untuk memperoleh tempat tinggal di lokasi lain bersama dengan keluarga,” kata salah satu warga korban terdampak Tol Desari, Wawan, Rabu 19 Februari 2020

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, pada dasarnya warga tidak pernah protes dan menerima keputusan pemerintah atas penetapan uang ganti rugi. Warga, menurut dia, bahkan sangat mendukung program pembangunan tol tersebut. “Kami juga mengakui bahwa ini adalah tanah milik negara, karena keterbatasan ekonomilah membuat kami berdiam di tanah tersebut.”

Atas dasar itulah, sejumlah warga ini pun berharap pemerintah pusat, khususnya Presiden RI Joko Widodo untuk turun tangan, memperhatikan nasib mereka.

Sebelumnya, sejumlah warga tersebut sempat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat pada Senin 17 Februari 2020. Dalam orasinya, warga juga mendesak keringanan biaya kasasi dan menuntut hak atas ganti rugi tanah mereka yang telah berubah menjadi Tol Desari. Aksi tersebut berlangsung damai, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here