Rangkap Jabatan Komisaris BRI, Segini Kekayaan Rektor UI

Rektor UI, Prof Ari Kuncoro (kiri) bersalaman dengan mantan Rektor UI, Prof, M. Anis (DepokToday.com)
Rektor UI, Prof Ari Kuncoro (kiri) bersalaman dengan mantan Rektor UI, Prof, M. Anis (DepokToday.com)

DEPOK- Kebijakan pemerintah merevisi Statuta Universitas Indonesia atau UI dan membolehkan Rektor UI, Prof Ari Kuncoro rangkap jabatan sebagai Komisaris Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi sorotan banyak pihak.

Bahkan kini, perhatian publik tertuju pada harta kekayaan orang nomor satu di kampus kuning tersebut.

Dilasir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jakarta, 29 Juni 2021, Rektor UI Ari Kuncoro terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 29 Maret 2021, untuk jenis LHKPN periodik 2020.

Menurut catatan pada laporan tersebut, Ari Kuncoro memiliki total kekayaan mencapai Rp 52.478.724.275. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 18, 6 miliar tepatnya Rp 18.662.000.000 merupakan harta Ari Kuncoro berupa tanah dan bangunan.

Tanah dan bangunan Rektor UI tersebut tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Depok. Selain itu, Ari Kuncoro juga memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 3 miliar atau tepatnya Rp 3.093.100.000.

Adapun kendaraan itu di antaranya, mobil Mercedez C 200 senilai Rp 200.000.000, mobil Honda Freed senilai Rp 120.000.000, mobil Toyota Innova senilai Rp200.000.000, mobil Mercedes E350 senilai Rp 1.502.100.000 dan mobil Toyota Alphard Vellfire senilai Rp 1.071.000.000.

Harta bergerak lainnya yang dimiliki Ari senilai Rp 157.000.000. Selanjutnya, Ari juga memiliki surat berharga senilai Rp 481.109.000.

Adapun kas dan setara kas yang dimiliki Rektor UI tersebut senilai Rp 30.377.586.748. Sementara untuk harta lainnya sejumlah Rp 1.772.375.425.

Jika ditotal semua kekayaan Ari Kuncoro, jumlahnya mencapai Rp 54,5 miliar atau tepatnya Rp 54.543.171.173.

Hanya saja, Rektor UI Ari Kuncoro tercatat memiliki utang sebanyak Rp 2 miliar atau tepatnya Rp 2.064.446.898. Dengan begitu, total harta kekayaan Rektor UI setelah dikurangi utang adalah Rp 52.478.724.275.

Perubahan Statuta yang Bikin Rektor UI Ari Kuncoro “Aman”

Seperti diketahui, aturan larangan Rektor UI untuk rangkap jabatan sebagai komisaris BUMD/BUMN ada pada Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI.

Kini, statuta itu sudah tidak berlaku karena sudah terbit versi baru, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI.

“Benar, sudah ada PP Nomor 75 Tahun 2021 dan sudah diundangkan,” kata Kepala Bagian Humas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Tubagus Erif Faturahman.

PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Juli 2021 dan diundangkan Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly pada 2 Juli 2021 juga.

Dulu pada Statuta UI versi lama, larangan rektor UI untuk merangkap jabatan komisaris didasarkan pada Pasal 35 huruf c. Di pasal itu disebut rektor dilarang menjabat pada BUMN/BUMD/ataupun swasta, maka otomatis menjadi komisaris juga dilarang.

Kini pada Statuta UI versi baru, larangan rektor UI merangkap jabatan memang masih ada, tapi tidak secara umum seperti Statuta UI versi sebelumnya yang menggunakan kata ‘pejabat’.

Kini, rektor UI hanya dilarang merangkap menjadi ‘direksi’ BUMN/BUMD/swasta. Jadi, tak ada larangan rektor UI rangkap jabatan kecuali menjadi direktur suatu perusahaan.

Baca selengkapnya di sini: Weh, Aturan Terkait Statuta Diubah, Rektor UI Bisa Rangkap Jabatan  (rul/*)