Rampung BAP, BKPSDM: Ada Pelanggaran, Sanksi Lurah Tunggu Riksus

SatpolPP melakukan penyegelan di lokasi hajatan anak seorang lurah di wilayah Pancoran Mas, Depok. (DepokToday.com)
SatpolPP melakukan penyegelan di lokasi hajatan anak seorang lurah di wilayah Pancoran Mas, Depok. (DepokToday.com)

DEPOK – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok rampung melakukan proses BAP kepada Suganda, Lurah Pancoran Mas yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kepala BKPSDM Kota Depok Supian Suri membenarkan hal tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui, jika yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran.

Dengan rampung BAP serta adanya kesimpulan pelanggaran ini, pihaknya telah membentuk tim pemeriksaan khusus untuk menentukan jenis pelanggaran serta sanksi yang harus diberikan kepada Suganda.

“Kesimpulannya ada pelanggaran sehingga kita bemtuk Tim Riksus,” kata dia dilansir Selasa 6 Juli 2021. Tim yang terdiri dari Inspektorat, BKPSDM, serta Wali Kota ini akan melakukan penilaian.

Rampung BAP Via Daring

Baca juga:Ada Sembilan Titik Penyekatan di Kota Depok, Dimana Saja?

Sebelumnya, Lurah Pancoran Mas atau Panmas, Suganda yang diduga melanggar aturan ketika menggelar hajatan pada pelaksanaan hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Depok, dipanggil untuk menjalani BAP pada Senin 5 Juli 2021.

Hal itu ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok Supian Suri.

Menurut dia, penjadwalan itu telah dilakukan pihaknya segera setelah kasus lurah Pancoran Mas pelanggar PPKM ini mencuat. “Yang bersangkutan kita undang untuk di BAP via daring,” jelas dia dikonfirmasi Minggu 4 Juli 2021. (lala/*)