Ramai Baliho Telanjang Dada, Arief Poyuono: Emang Aku Pikirin

Heboh baliho bertulis Arief Poyuono bukan capres di Depok. (DepokToday.com)
Heboh baliho bertulis Arief Poyuono bukan capres di Depok. (DepokToday.com)

DepokToday- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok mencopot sejumlah baliho bertuliskan Arief Poyuono bukan capres. Petugas terpaksa melakukan penertiban karena baliho itu tak berizin dan menampilkan foto yang kurang pantas.

Dalam baliho itu, sosok yang disebut Arief Poyuono itu terlihat bertelanjang dada, hanya mengenakan celana pendek sambil memegang seekor ayam.

Peristiwa ini ditanggapi santai oleh sosok politikus Arief Poyuono. Mantan kader Gerindra itu mengaku nggak masalah, sebab tak merasa memasang baliho tersebut.

“Emang aku pikirin? Yang masang siapa juga,” katanya dalam kicauan di akun jejaring media sosial Twitter pribadinya, dikutip DepokToday pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

Data yang dihimpun menyebutkan, jumlah keseluruhan baliho Arief Poyouno itu ada tiga buah dengan gambar yang sama di teredapat di sekitaran daerah Kecamatan Pancoran Mas.

Bikin Resah Warga

Jagad media sosial dibuat heboh dengan kemunculan baliho bergambar seorang pria bercelana pendek tanpa mengenakan baju dan memegang seekor ayam.

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, baliho tersebut terpampang di kawasan Situ Lio, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Dalam baliho berlatar putih merah itu tertulis: Baliho Arief Poyuono Dipasang Rakyat Dimana-mana. Arief Poyuono Malu, Karena Rakyat Lagi Susah Cari Duitnya. Arief Poyuono Bukan Capres.

Belum diketahui secara pasti motif di balik baliho berukuran besar itu. Namun, sejumlah warga mengaku resah. Sebabnya, pria yang terpampang pada baliho tersebut tidak mengenakan pakaian lengkap.

“Sudah dua hari kayaknya itu baliho. Nggak tahu siapa yang masang,” kata salah satu tokoh warga Kampung Lio, Habib Idrus Al Gadri, Jumat, 13 Agustus 2021.

Menurut Idrus, baliho tersebut telah membuat risih warga, karena sosok yang ditampilkan mengumbar aurat.

“Nggak etis lah, pakaiannya nggak etis. Kritik ya kritik aja, tapi jangan telanjang dada, itu nggak etis lah, apalagi kan itu pejabat ya,” tanya Idrus.

Terkait hal itu, mantan Ketua FPI Depok ini berharap agar pihak Satpol PP bisa melakukan penertiban terhadap baliho yang dianggapnya tak etis tersebut.

“Ya kalau bisa dicopot aja deh sama Satpol PP,” katanya. (rul/*)

Baca selengkapnya di sini: Heboh Baliho Arief Poyuono, Pegang Ayam Bertelanjang Dada di Depok