Ragukan Sinovac, Siti Fadilah Sarankan Jokowi Disuntik Vaksin Nusantara

Siti Fadilah Supari. Foto: Instagram
Siti Fadilah Supari. Foto: Instagram

DepokToday- Mantan Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari menyarankan Presiden Jokowi disuntik vaksin Nusantara, racikan dokter Terawan Agus Putranto.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, Siti Fadilah berani menyarankan karena mengaku sudah merasakan tokcernya vaksin tersebut. Dia sudah membuktikan keampuhan vaksin ini sampai tahap uji klinis fase 2 dan akan segera masuk ke fase 3.

Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, menurut Siti, Jokowi perlu diutamakan dalam penggunaan vaksin Nusantara.

Apalagi kata dia, sudah banyak petinggi dan pejabat negeri ini yang disuntik vaksin tersebut.

“Sebaiknya Presiden Jokowi juga segera diberikan vaksin Nusantara. Sebagai kepala. negara dan kepala pemerintahan, pak Jokowi seharusnya segera menjadi prioritas,” katanya, Jumat 6 Agustus 2021.

Siti Fadilah Ragukan Sinovac

Siti Fadilah Supari menilai, vaksin Sinovac yang telah disuntikkan ke dalam tubuh Jokowi ini belum ampuh sepenuhnya untuk melawan COVID-19.

Nyatanya banyak kasus kok, orang telah vaksinasi Sinovac malah terpapar COVID-19. Presiden Jokowi sebagai orang nomor satu, kata Siti Fadilah, harus segera dilindungi dengan vaksin Nusantara agar menutupi kelemahan vaksin konvensional.

Makanya, Siti mendesak betul supaya Jokowi segera disuntik vaksin Nusantara.

“Jangan sampai terlambat. Karena sudah terlalu banyak kasus walaupun sudah divaksin Sinovac seperti Pak Jokowi, seseorang tetap bisa terpapar COVID-19 yang saat ini terus bermutasi. Seperti varian Delta yang sangat cepat menyebar di berbagai negara termasuk di Indonesia,” kata mantan Menkes di rezim Presiden SBY itu.

Tokoh-Tokoh Dukung Vaksin Terawan

Beberapa tokoh menyatakan siap bagian dari uji coba vaksin racikan Terawan. Di antaranya adalah tokoh senior Partai Golkar, Aburizal Bakrie.

Nama Aburizal Bakrie (ARB) akan muncul pertama kali sebagai tokoh yang membela vaksin Terawan. Pengusaha sekaligus Dewan Pembina Partai Golkar ini cukup keras menyampaikan dukungannya saat Terawan dikeluarkan dari organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 2018 silam.

Ilustrasi vaksin Nusantara (Istimewa)
Ilustrasi vaksin Nusantara (Istimewa)

Kala itu ARB mengatakan dirinya salah atu pasien yang pernah diselamatkan Terawan.

“Saya pernah ditolong, lolos dari maut melalui tangan dr Terawan dengan metode DSA-nya,” katanya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dua Hari Lagi Bebas, Begini Doa Habib Rizieq Shihab untuk Hakim  

Kini saat Terawan fokus menciptakan vaksin COVID-19, ARB juga jadi salah satu tokoh pertama yang berani disuntik vaksin Nusantara.

Selain itu mantan Panglima TNI Jenderal (purnawirawan) Gatot Nurmantyo juga mendukung vaksin besutan Terawan ini. Ia menyediakan diri ‘disuntik’ vaksin Terawan.

“Saya ini lahir di sini, makan di sini, minum di sini, diberi ilmu di sini, dan dididik sebagai seorang prajurit di bumi pertiwi,” kata Gatot kepada wartawan, Rabu 14 April 2021.

Meski tak menyampaikan dukungannya secara langsung untuk terawan, namun kedatangan Gatot jelas menunjukan sikapnya.

“Ada hasil karya putra Indonesia yang terbaik, kemudian uji klinik, kenapa tidak saya? Apapun saya lakukan untuk bangsa dan negara ini,” tegas Gatot. (rul/*)