Mengenal Apa Itu Mental Illness, Ciri-ciri dan Cara Mengobatinya

- Kamis, 9 Februari 2023 | 10:00 WIB
Ilustrasi - Mental illness, atau yang juga dikenal sebagai gangguan jiwa, adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi yang mempengaruhi pikiran, perilaku, dan emosi seseorang. (unsplash.com)
Ilustrasi - Mental illness, atau yang juga dikenal sebagai gangguan jiwa, adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi yang mempengaruhi pikiran, perilaku, dan emosi seseorang. (unsplash.com)

Depoktoday.com - mental illness atau yang juga dikenal sebagai gangguan jiwa, adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi yang mempengaruhi pikiran, perilaku, dan emosi seseorang.

mental illness merupakan masalah kesehatan yang serius dan melibatkan kerusakan pada fungsi mental dan emosional, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan membutuhkan perawatan medis.

Berbagai jenis mental illness ada, mulai dari depresi, skizofrenia, bipolar disorder, anorexia nervosa, hingga obsessive compulsive disorder (OCD). Semua jenis mental illness memiliki gejala yang berbeda-beda, dan juga membutuhkan perawatan yang berbeda-beda.

Depresi adalah kondisi mental yang paling umum dan menyebabkan perasaan sedih, putus asa, dan tidak bersemangat yang berkepanjangan.

Baca Juga: Wow! 2 Mamah Muda Lakukan Penipuan Berkedok Arisan Online, Total Kerugian Korban Capai Rp30 Miliar

Orang yang menderita depresi mungkin merasa kesulitan untuk menikmati hal-hal yang dulu mereka nikmati, dan bahkan mungkin merasa tidak berharga dan tidak punya harapan. Depresi dapat disembuhkan dengan perawatan medis, seperti terapi dan obat-obatan.

Skizofrenia adalah kondisi mental yang mempengaruhi pikiran dan perilaku seseorang. Orang yang menderita skizofrenia mungkin mengalami halusinasi, delusi, dan pikiran ganda, dan mungkin sulit untuk membedakan antara realitas dan imajinasi mereka. Skizofrenia dapat menjadi kondisi yang berat dan membutuhkan perawatan jangka panjang.

Bipolar disorder adalah kondisi mental yang dikenal dengan fluktuasi mood atau perubahan tajam dalam suasana hati.

Orang yang menderita bipolar disorder dapat mengalami fase mania atau hipomania, di mana mereka merasa sangat bahagia dan bersemangat, serta fase depresi, di mana mereka merasa sedih dan putus asa.

Anorexia nervosa adalah kondisi mental dan perilaku yang berhubungan dengan makan, di mana orang yang menderita anorexia sangat khawatir terhadap berat badan dan memiliki pandangan yang salah terhadap tubuh mereka. Mereka mungkin menolak untuk makan atau membatasi asupan makanan mereka secara drastis.

Baca Juga: Cegah Banjir di Musim Penghujan, Normalisasi Saluran Air Dilakukan di Pondok Petir

OCD adalah kondisi mental yang menyebabkan tindakan repetitif dan rasa cemas yang berlebihan. Orang yang menderita OCD mungkin merasa terpaksa untuk melakukan tindakan tertentu secara berulang-ulang.

Seperti memeriksa sesuatu berkali-kali, mencuci tangan secara berlebihan, atau membenarkan barang-barang dengan tepat. Tindakan ini mungkin memakan waktu yang sangat lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang.

mental illness dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti genetik, peristiwa traumatik dalam masa lalu, stres, dan masalah biologis.

Meskipun mental illness dapat mempengaruhi siapa saja, beberapa faktor, seperti usia, jenis kelamin, dan latar belakang sosial-ekonomi, dapat memperbesar risiko seseorang untuk menderita mental illness.

Halaman:

Editor: Khoirur Rozi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X