Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Ratusan Suporter Tewas, PSSI Turunkan Tim Investigasi

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:22 WIB
Ratusan suporter memasuki lapangan pascapertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir.(Foto: Tangkapan layar YouTube HET KANAL)
Ratusan suporter memasuki lapangan pascapertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir.(Foto: Tangkapan layar YouTube HET KANAL)

DepokToday.com - Ratusan korban dilaporkan tewas pascapertandingan BRI Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang  Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta, dalam konferensi pers mengungkapkan, korban meninggal mencapai 127 orang.

Total korban dengan rincian 34 meninggal di Stadion Kanjuruhan, 93 meninggal di rumah sakit, dan 2 polisi meninggal dunia.

Terkait insiden ini, PSSI segera melakukan investigasi terkait kerusuhan di dalam Stadion Kanjuruhan itu.

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Persebaya Surabaya Menangi Derby Jawa Timur di Kandang Arema FC

‘’PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang,’’ tegas Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dilansir situs resmi PSSI.

Sementara itu, Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing, sangat menyesalkan kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, yang kemudian merembet di area di sekitar stadion.

Baca Juga: Arema FC Bikin Persik Kediri Telan Kekalahan Ketujuh di BRI Liga 1 2022-2023

Ia menegaskan, jika ada korban yang meninggal itu sudah menjadi ranah pidana dan akan ditindaklanjuti oleh kepolisian. ‘’Kita dukung aparat Kepolisian untuk menindaklanjuti insiden ini. Siapa pun yang salah harus dihukum," tambahnya. 

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: pssi.org, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X