Kylian Mbappe Tuding Bos Federasi Prancis Abaikan Rasis

- Senin, 20 Juni 2022 | 08:00 WIB
Kylian Mbappe berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Real Madrid.(Foto: Twitter/Paris Saint-Germain)
Kylian Mbappe berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Real Madrid.(Foto: Twitter/Paris Saint-Germain)

DepokToday.com - Kylian Mbappe menuding presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengabaikan pelecehan rasis setelah dirinya gagal mengeksekusi penalti di Piala Eropa 2020.

Kegagalan Mbappe menendang penalti saat melawan Swiss di babak 16 besar Piala Eropa 2020 membuat Prancis tersingkir dari turnamen.

Pemain berusia 23 tahun itu marah telah difitnah di media sosial oleh para penggemar. Mbappe bahkan mempertimbangkan untuk keluar dari tim nasional Prancis.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar, Minggu 19 Juni 2022, presiden FFF, Noel Le Graet, berbicara tentang kurangnya dukungan yang dirasakan Mbappe setelah tersingkir dari Piala Eropa 2020.

Baca Juga: Real Madrid Lupakan Kylian Mbappe, Fokus ke Final Liga Champions Lawan Liverpool

Le Graet mengatakan, Mbappe menganggap bahwa federasi tidak membelanya setelah gagal mengeksekusi penalti dan kritik di jaringan media sosial.

"Kami melihat satu sama lain selama lima menit di kantor saya," terang Le Graet.

Mbappe menanggapi hal itu di Twitter pribadinya dengan menyesali bahwa Le Graet tidak memperhitungkan 'rasisme' yang akan menjadi korbannya.

"Ya akhirnya saya menjelaskan kepadanya (Le Graet) di atas semua itu terkait dengan rasisme, dan bukan dengan penalti," kata Mbappe.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: AFP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X