Stunting dan Gizi Buruk Masih "Hantui" Balita Indonesia, Ini yang Dilakukan YAICI

- Jumat, 14 Januari 2022 | 13:03 WIB
Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat (berdiri).(Foto: Istimewa)
Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat (berdiri).(Foto: Istimewa)

DepokToday-Stunting dan gizi buruk masih menjadi problem yang dihadapi pemerintah untuk meningkatkan indeks pembangunan masyarakat. karenanya YAICI melanjutkan program G21H tahun ini.

"YAICI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberikan bekal berupa edukasi gizi dan kesehatan anak," kata Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat, melalui keterangan tertulisnya kepada DepokToday, belum lama ini.

Caranya, kata Arif, adalah dengan memberi anak gizi yang cukup dan menghindarkan anak dari asupan yang tinggi kandungan gula garam lemak.

"Anak-anak yang cukup gizi, fisiknya akan sehat, tumbuh kembang otak optimal dan saat usia dewasa nanti akan menjadi generasi yang unggul,” jelas Arif.

Baca Juga: Literasi Gizi YAICI, Muslimat NU & Aisyiyah Jangkau Lebih 10 Ribu Warga

Baca Juga: Dengan Program Ini, 29 Balita Sudah Tak Konsumsi Susu Kental Manis

Program Mindful Parenting dan G21H.(Foto: Dok. YAICI)

Lebih lanjut, Arif menegaskan mempersiapkan generasi masa depan yang unggul adalah cara permanen untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia. 

Oleh karena itu, bersama lembaga yang dikelolanya, YAICI dan juga dengan dukungan mitra kerja seperti PP Aisyiyah, PP Muslimat NU dan HIMPAUDI, Arif menggagas model edukasi yang tidak hanya sekedar memberikan informasi, namun juga membiasakan masyarakat melakukan hal-hal baik yang dapat meningkatkan kualitas hidupnya. 

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rafael Nadal Tembus Final Australia Terbuka 2022

Jumat, 28 Januari 2022 | 15:27 WIB
X