UI Peringkat Pertama Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi Webometrics

- Selasa, 11 Januari 2022 | 18:25 WIB
Gambar udara kampus Universitas Indonesia atau UI. (Foto: Dok. Humas dan KIP UI)
Gambar udara kampus Universitas Indonesia atau UI. (Foto: Dok. Humas dan KIP UI)

DepokToday – Universitas Indonesia atau UI menduduki peringkat pertama sebagai Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics Rangking of World Universities edisi Januari 2022. Penilaiannya dilihat dari indikator akses publikasi ilmiah.

Sementara untuk tingkat Asia Tenggara, Webometrics juga merilis UI berada di peringkat ke-9 dan 728 di dunia. Peringkat UI tersebut naik satu peringkat dari Webometrics Ranking of World Universities edisi Juli 2021, saat itu UI berada di posisi teratas di Indonesia, di peringkat ke-9 untuk Asia Tenggara, dan ke-729 di dunia.

Rektor UI, Ari Kuncoro mengatakan, pencapaian tersebut diraih berkat keberhasilan UI memenuhi persyaratan penilaian Webometrics berdasarkan tiga indikator, yakni visibility atau web contents impact bobot 50 persen. Indikator tersebut merupakan jumlah jaringan eksternal (subnets) yang terhubung ke halaman web institusi (dinormalisasi dan kemudian dipilih nilai maksimum).

Baca Juga: Turun ke Ponpes, Tim FKM UI Bentengi Para Santri dari Penyakit Menular

“Kedua transparency atau openness merupakan jumlah kutipan dari 210 penulis teratas yang bersumber dari Google Scholar Profiles dengan bobot 10 persen,” kata Kuncoro melalui keterangan pers, Selasa 11 Januari 2022.

Indikator selanjutnya adalah excellence atau scholar, merupakan jumlah artikel publikasi ilmiah diantara 10 persen teratas yang paling banyak dikutip dari 27 disiplin ilmu dengan sumber dari Scimago dengan bobot 40 persen.

Universitas Indonesia atau UI (Foto: Dok. Humas dan KIP UI)

“Webometrics merupakan sistem pemeringkatan yang dilakukan berbasis website terhadap Perguruan Tinggi se-dunia. Webometrics melakukan penilaian berdasarkan aspek kehadiran dan visibilitas web sebagai indikator kinerja global sebuah universitas,” kata Kuncoro.

Baca Juga: Universitas Indonesia Belum Putuskan PTM 100 Persen Dilaksanakan Tahun Ini

Kuncoro mengatakan, indikator-indikator tersebut memperhitungkan komitmen mengajar, hasil penelitian, the perceived international prestige, hubungan dengan komunitas termasuk sektor industri dan ekonomi dari universitas.

Halaman:

Editor: Ade Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bima Memang Sakti

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:00 WIB

Barcelona Jual Aset Demi Kembali Meraih Masa Kejayaan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:30 WIB
X