Terbaru, WHO Keluarkan Fakta-fakta Varian Omicron, Termasuk Pengaruh Vaksin

- Jumat, 3 Desember 2021 | 13:02 WIB
images (2)
images (2)

DepokToday – Sejumlah penelitian terus dilakukan terhadap varian baru COVID-19 yaitu Omicron. Beberapa hasil penelitian juga menyebutkan jika varian ini lebih berbahaya dari mutasi lainnya.

Dari bukti awal varian Omicron ini memiliki 40 mutasi yang meningkatkan risiko penularan virus lebih cepat.

Melansir dari Suara.com, Profesor Neil Ferguson, ahli epidemiologi Inggris dan profesor biologi matematika di Imperial College London, mengatakan bahwa bukti varian ini yang menular ditemukan tidak sampai akhir bulan.

"Virus Omicron ini akan berkembang menjadi lebih menular, seperti varian Alpha dan varian Delta yang juga lebih menular," kata Profesor Neil Ferguson dikutip dari Express.

Profesor Neil Ferguson mengatakan bahwa sebelumnya varian Alpha dan varian Delta lebih menular dibandingkan virus corona COVID-19 versi aslinya.

Tapi, varian virus corona itu bisa dilawan dengan pengobatan yang lebih baik menggunakan metode antibodi monoklonal, antivirus dan obat lain.

Sehingga, para pasien memiliki peluang yang lebih baik untuk sembuh dari infeksi parah virus corona COVID-19 dibandingkan pasien virus corona pada awal pandemi.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo-Habib Rizieq Diklaim Calon Kuat Pilpres, Ini Sebabnya

Para ahli di Kelompok Penasihat Ancaman Virus Pernapasan Baru memperingatkan pemerintah Inggris untuk bersiap menghadapi lonjakan infeksi virus corona COVID-19 musim dingin.

Jika memang varian Omicron ini hanya menyebabkan kasus infeksi ringan, maka ada harapan bahwa varian baru virus corona ini bisa diatasi.

WHO Minta Negara Batasi Perjalanan karena Varian Omicron


Seorang pejabat tinggi di Kementerian Kesehatan Botswana mengatakan bahwa 16 dari 19 yang terinfeksi varian ini di negara itu tidak menunjukan gejala.

Meski begitu, pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyarankan setiap negara untuk menerapkan beberapa langkah pencegahan penyebaran varian ini, seperti pembatasan perjalanan.

Dari sejumlah kasus dan berdasarkan fakta yang ada, WHO juga menyatakan bahwa sebagian besar kasus varian Omicron masih tergolong ringan. Bahkan, tidak ada bukti kalau varian ini tidak menurunkan tingkat kemanjuran vaksin COVID-19.

Saat ini, Inggris sudah memperketat aturan penggunaan masker di toko dan transpotasi umum untuk mencegah penularan varian Omicron.

Selain itu, peluncuran suntikan booster vaksin COVID-19 juga semakin ditingkatkan, khususnya untuk orang usia 18 tahun ke atas. (lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

Brasil Menang, Neymar Cedera Pergelangan Kaki

Jumat, 25 November 2022 | 11:05 WIB
X