Ini 6 Syarat Wajib yang Harus Dipenuhi Jika Ingin Melamar Gadis Baduy

- Senin, 29 November 2021 | 15:09 WIB
Kanal YouTube Monti absurd ©2021. Foto Merdeka.com
Kanal YouTube Monti absurd ©2021. Foto Merdeka.com

DepokToday- Adat istiadat atau budaya yang ada Suku Badui atau Baduy selalu menarik untuk disimak. Urang Kanekes, adalah salah satu sebutan bagi suku yang berada di pedalaman Lebak, Banten tersebut.

Baduy sendiri terbagi dua, yakni Badui dalam dan Badui luar. Nah, Baduy dalam sampai saat ini masih memegang teguh ada istiadat warisan nenek moyang. Maka tak heran jika masyarakat Baduy dalam dikenal cukup tertutup dengan dunia luar, khususnya soal peradaban.

Dari sejumlah pertanyaan yang kerap terbesit adalah, bisakah masyarakat Badui dalam menikah dengan orang luar, yang bukan dari Baduy.

Baca Juga: Sengit! Marinir Gempur Habis KKB Saat Perang Dalam Kota

Menurut akun channel YouTube Mang Baduy, ternyata hal itu (menikahi gadis Badui) diperbolehkan. Namun tentu saja, ada sejumlah syarat dan kriteria yang harus dipenuhi orang luar jika ingin mempersunting warga Badui.

“Terutama jangan pernah mempermainkan gadis-gadis Badui, karena konsekuensinya sangat berat dan si gadis Badui akan tersiksa,” ucap seorang nara sumber dalam tayangan video tersebut dikutip DepokToday.com pada Senin 29 November 2021.

-
Warga suku Baduy. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, untuk Badui dalam ada enam persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak luar jika ingin melamar anak gadis mereka. Di antaranya, harus menyiapkan kain putih, minyak, menyan, pisau, tikar, bokor.

“Itu ngabokoran kaditu, kalau diuangkan banyak sih. Bokor itu adalah wadah kuningan, tempat nyirih para raja zaman dulu itu,” jelasnya.

Aturan Setelah Nikah


Untuk kain, si calon pengantin harus menyiapkan kain putih sepanjang 4 atau dua meter.

“Kain putih itu tujuannya untuk membersihkan diri, pisau itu untuk penajaman, baik itu untuk usaha atau untuk apa biar tajam gitu,” tuturnya.

“Kainnya untuk pembersih diri, kan dimandiin juga. Pisaunya untuk penajaman, jadi buat usaha, omongan kita juga biar dipercaya didengar orang,” sambungnya.

Baca Juga: Menguak Sosok Dewi, Si Cantik dari Baduy yang Bikin Heboh Netizen

Setelah semua itu diterima, menurut dia, maka lamaran tersebut akan berlanjut ke tahap selanjutnya, yakni ijab kabul.

“Nikahnya itu nikah secara kita. Misalnya calonnya Islam, ya secara Islam.”

Setelah menikah, maka sepasang pengantin tersebut tak boleh menetap di Badui dalam. Keduanya harus ke luar, termasuk anak keturunan mereka kelak.

“Kalaupun kita berkunjung hanya diperbolehkan dua malam.”

Tentang Baduy


Melansir wikipedia, sebutan Baduy diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut. Hal itu berawal dari sebutan para peneliti Belanda yang agaknya mempersamakan mereka dengan kelompok Arab Badawi yang merupakan masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden).

Baca Juga: Bikin Bangga, Komunitas Stand Up Paddle Depok Sabet Podium KASAL CUP 2021

Kemungkinan lain adalah karena adanya Sungai Badui dan Gunung Badui yang ada di bagian utara dari wilayah tersebut.

Mereka sendiri lebih suka menyebut diri sebagai urang Kanekes atau "orang Kanekes" sesuai dengan nama wilayah mereka, atau sebutan yang mengacu kepada nama kampung mereka seperti Urang Cibeo (Garna, 1993). (rul/*)

https://www.youtube.com/watch?v=cpoZvIU-Cfg

 

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

Dusan Vlahovic Jalani Tes Medis di Juventus

Jumat, 28 Januari 2022 | 20:51 WIB

Rafael Nadal Tembus Final Australia Terbuka 2022

Jumat, 28 Januari 2022 | 15:27 WIB
X