Pria yang Tinju Bayi Kandungnya Diringkus Polisi

- Rabu, 17 Maret 2021 | 11:30 WIB
Penganiaya anak diringkus
Penganiaya anak diringkus

DEPOK- Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polres Metro Depok akhirnya berhasil membekuk EP, pria yang tega menganiaya bayi kandungnya sendiri hingga babak belur.

Pelaku diringkus polisi di tempat persembunyiannya, di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Rabu 17 Maret 2021.

Baca Juga: Depok Berada di Posisi Empat Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar mengatakan, kasus penganiayaan terhadap anak itu terjadi pada Jumat 12 Maret 2021. Pelaku melancarkan aksi sadisnya ketika sang istri (ibu korban), sedang pergi bekerja.

“Jadi pada saat si TSK (tersangka) lagi tidur, korban ini nangis, rewelah ya namanya bayi kan wajar. Kemudian yang bersangkutan kesal, dipukulah dua kali, wajah kemudian dibanting ke kasur,” katanya

Selang beberapa saat kemudian, sang istri pulang dan mendapati buah hatinya itu sedang menangis dengan kondisi wajah lebam.

“Nah TSK mengaku dia yang melakukan,” ucap Imran

Kesal bercampur sedih, kasus itu kemudian dilaporkan oleh ibu korban ke polisi. Pelaku sempat masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO setelah kabur dari rumahnya di kawasan Tapos, Depok.

“Dia keluar dari rumah kita cari sampai empat hari, dan kami tangkap di tempat kerjanya.”

Akibat ulah sadisnya tersebut, bayi yang baru berusia tujuh bulan itu mengalami luka pada bagian mata, mulut pecat dan lutut memar akibat dibanting.

“Punggungnya juga dicubit. Ini ngakunya pertama kali. Tapi sebelumnya juga istrinya dipukul, tapi istrinya tidak lapor tapi karena kali ini yang jadi korban anaknya, istrinya melapor,” jelas Imran

Atas perbuatannya tersebut, EP terancam dijerat dengan Pasal 44 Ayat 2, Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang ancamannya 10 tahun penjara.

Polisi memastikan, kondisi bayi perempuan itu berangsur membaik setelah sempat menjalani perawatan medis. (rul/*)

Editor: Depok Today

Tags

Terkini

X