Putusan Vonis Habib Rizieq Diduga Plagiat Skripsi Mahasiswa, Ini Buktinya

Sidang Habib Rizieq (Istimewa)
Sidang Habib Rizieq (Istimewa)

DepokToday- Tim kuasa hukum Habib Rizieq mengaku menemukan fakta mencengangkan di balik putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Diduga, salinan yang dibacakan dalam putusan vonis Habib Rizieq ada yang plagiat naskah skripsi mahasiswa.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, Tim HRS tak akan tinggal diam dengan temuan plagiat ini. Mereka meyakini temuan ini menambah bukti putusan majelis hakim yang disinyalir mengandung unsur politis, bukan murni urusan hukum saja.

Direktur HRS Center, Abdul Chair Ramadhan mengungkapkan, timnya menemukan dalam putusan Habib Rizieq ada plagiat. Dengan demikian, menurutnya putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur tersebut cacat materi.

Putusan Habib Rizieq Diduga Plagiat Skripsi

Dalam keterangan resminya tim kuasa hukum Habib Rizieq menyebut, hasil penelitian menunjukkan adanya keterhubungan yang sistematis antara tindakan plagiat dengan rekayasa pemenuhan unsur ‘dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat’.

Doktrin opzet met dan dolus eventualis yang diadilkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur tidak sesuai dengan maksud penggunaannya.

Plagiarisme tersebut juga berhubungan rengan pemenuhan unsur ‘mereka yang melakukan’, ‘yang menyuruh melakukan’, dan ‘turut serta’.

Dalam penyertaan sebagai ‘perluasan pertanggungjawaban pidana’ mengisyaratkan harus adanya ‘pemufakatan jahat’ dan oleh karena itu kesengajaan yang terjadi bukan bercorak ‘dengan kemungkinan’, melainkan bercorak ‘dengan maksud’.

Baca Juga: Video Rombongan Pasukan TNI Kembali Diserang OPM, Begini Endingnya  

Dalam persidangan tidak dijumpai fakta terjadinya pemufakatan jahat dalam pernyataan/pemberitahuan tentang kondisi kesehatan Habib Rizieq Syihab.

Di sisi lain, Judex Factie tidak menggunakan keterangan ahli hukum pidana yang dihadirkan di persidangan yang menjelaskan tentang kesengajaan dan dalam kaitannya dengan penyertaan. Padahal keterangan ahli merupakan salah satu alat bukti yang sah sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 184 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHP.

Point Protes Kuasa Hukum HRS

Kedua, bahwa pemenuhan unsur dalam perkara a quo cenderung sangat dipaksakan. Hal tersebut semakin menunjukkan perkara tidaklah murni perkara hukum, namun cenderung mengandung kepentingan politis.

Oleh karenanya, proses hukum terhadap Habib Rizieq Syihab dkk dipahami oleh masyarakat sebagai bagian dari kriminalisasi yang demikian terstruktur dan sistematis.

Baca Juga: Wali Kota Idris Rotasi Sejumlah Kepala Dinas, Begini Daftarnya

Ketiga, bahwa kami mendesak pihak-pihak terkait seperti Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan DPR RI Komisi III untuk menindaklanjuti temuan plagiat dalam putusan pengadilan a quo sesuai dengan kewenangannya.

Keempat, bahwa dengan adanya tindakan plagiat tersebut maka menjadi salah satu dalil bagi majelis hakim kasasi pada Mahkamah Agung untuk membatalkan pemidanaan Pengadilan Negeri Jakarta Timur terhadap para terdakwa (In Casu Habib Rizieq Syihab, dr Andi Tatat, dan Hanif Al-Atas). (rul/*)