Puting Beliung Depok Sebabkan Perjalanan Kereta Terganggu

Macet parah di Jalan Margonda akibat pohon tumbang di Simpang Juanda karena diterpa angin kencang pada Selasa 21 September 2021 sore. (Depoktoday.com)
Macet parah di Jalan Margonda akibat pohon tumbang di Simpang Juanda karena diterpa angin kencang pada Selasa 21 September 2021 sore. (Depoktoday.com)

DepokToday – Peristiwa angin puting beliung yang melanda Kota Depok, pada Selasa 21 September 2021 sore sekitar pukul 17.00, rupanya berimbas pada perjalanan kereta rel listrik.

Angin puting beliung tumbangkan pohon di jalur 1 Stasiun Depok, sehingga mengganggu perjalanan kereta. Dilansir dari akun twitter @CommuterLine, kurang lebih ada 14 perjalanan kereta yang terimbas.

“Adanya Pohon Tumbang di Jalur 1 Stasiun Depok, saat ini masih dalam proses evakuasi, perjalanan KA menunggu aman untuk melintas. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis akun tersebut sekitar pukul 17.35.

Baca Juga: Jalanan Kota Depok Lumpuh, Imbas Dari Angin Kencang Disertai Hujan Deras

Adapun sebanyak 5 perjalanan kereta yang menuju ke Bogor dibatalkan akibat kejadian itu, sisanya perjalanan kereta hanya sampai di Stasiun Depok. “Imbas dari pohon tumbang di jalur 1 Stasiun Depok, perjalanan KA menunggu aman untuk melintas. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” lanjut cuitan tweet itu.

Diberitakan sebelumnya, akibat peristiwa angin puting beliung, beberapa pohon dan papan reklame di Depok tumbang.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Deny Romulo mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya sedikitnya ada enam titik pohon tumbang dan dua titik papan reklame roboh.

Baca Juga: Angin Kencang Disertai Hujan, Enam Pohon Tumbang, Dua Reklame Rubuh

“Untuk data sementara enam pohon tumbang, dua reklame jatuh,” kata Deny.

Denny mengatakan, adapun lokasi itu diantaranya, pohon tumbang di Halte Jalan Pemuda, Jalan Raya Siliwangi, Studio Alam, Jalan Raya Tapos, Depan Kantor Kecamatan Sukmajaya, dan di jalan Sersan Aning, Kecamatan Pancoran Mas.

“Sementara untuk reklame rubuh terjadi di Jalan Margonda samping BNI dan depan kantor Kecamatan Sukmajaya,” kata Deny. (ade/*)